_
Home / Fokus Redaksi / Bah! FIFA Rekayasa Gelar Terbaik Messi?
foto: twitter

Bah! FIFA Rekayasa Gelar Terbaik Messi?

MILAN, Waspada.co.id – Keberhasilan Lionel Messi menjadi pemenang gelar The Best FIFA Men’s Player 2019 atau pemain terbaik FIFA 2019 lagi-lagi menuai kontroversi. Bintang Barcelona itu meraih gelar tersebut di Milan, Selasa (24/9) lalu.

Berdasarkan hasil voting, La Pulga mengoleksi 46 poin sekaligus unggul atas bek Liverpool, Virgil van Dijk (38 poin), dan bintang Juventus asal Portugal, Cristiano Ronaldo (36). Disebutkan, ada empat kategori yang menentukan pemenang tahunan ini.

Voting dari fans di laman resmi FIFA dihitung 25 persen, sisanya dibagi rata masing-masing untuk pelatih dan kapten timnas anggota FIFA serta perwakilan media dari negara tersebut. Meski terlihat terbuka dengan FIFA juga mencantumkan daftar pemain yang dipilih dan pemilih, muncul bukti-bukti adanya rekayasa.

Dilansir dari Football Italia, Kamis (26/9), ada tiga bukti yang menjelaskan bahwa penghargaan pemain terbaik versi FIFA tersebut telah direkayasa. Bukti pertama datang dari kapten Timnas Nikaragua, Juan Barrera.

“Segala informasi tentang pilihan saya di #TheBest2019 telah dipalsukan, terima kasih,” tulisnya dalam akun twitter pribadinya.

Dalam informasi pihak klub itu juga dituliskan bahwa dia “sangat khawatir karena namanya dicatut dalam sebuah situasi sedangkan ia tak berpartisipasi”.

“Barrera sama sekali tak memberikan suara dan informasi yang diberikan FIFA tak sesuai kriteria yang ia pikirkan,” beber kubu Real Esteli, klub Barrera.

Bukti kedua datang dari Zdravko Lugarosic. Pelatih Timnas Sudan ini mengatakan pilihannya telah diubah oleh FIFA. Lugarosic mengaku memilih Mohamed Salah, Sadio Mane, dan Kylian Mbappe. Akan tetapi, laporan FIFA tertulis Messi di posisi teratas diikuti Van Dijk dan Mane.

Terakhir, muncul kabar dari Mesir dan federasi sepakbola asal negara Mohamed Salah tersebut. Dalam laporan FIFA, tak tampak pilihan Shawki Ghareeb (pelatih) dan Ahmed El-Mohammadi selaku kapten Timnas Mesir.

“EFA (PSSI-nya Mesir) secara resmi mengirim dokumen itu pada 15 Agustus, empat hari sebelum deadline. Coba tanyakan kepada FIFA mengapa suara tersebut tak diterima,” lanjut pernyataan EFA menambahkan akan investigasi.

Satu-satunya suara dari Mesir datang dari jurnalis bernama Hany Danial. Diketahui, Danial memilih Sadio Mane di posisi pertama dan Salah justru sebagai pilihan ketiga. (wol/aa/fbi/data2)

editor: AUSTIN TUMENGKOL

适适

Check Also

Ronaldo, Messi, dan Van Dijk Bersaing Lagi di Globe Soccer Awards

DUBAI,Waspada.co.id – Tujuh pemain, empat di antaranya dari Liverpool plus Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi masuk ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.