Breaking News
Home / Fokus Redaksi / Ayam Kinantan Tak Bersuara
WOL Photo/Ega Ibra
WOL Photo/Ega Ibra

Ayam Kinantan Tak Bersuara

MEDAN, WOL – Target meraih kemenangan demi tiket 16 Besar Liga 2 Indonesia 2017 gagal terwujud. Menjamu PSPS Riau di Stadion Teladan, Rabu (23/8), PSMS Medan malah terjungkal 1-3.

Wajib meraih poin penuh, PSMS tampil agresif dalam usahanya mencari gol cepat. Namun, PSPS meladeni tuan rumah dengan permainan keras menjurus kasar. Pada 10 menit awal, kedua kubu sudah kerap terlibat kontak fisik.

Terlepas itu, fokus Legimin Rahardjo cs sempat lengah ketika mereka nyaris kecolongan gol. Untung saja, tendangan keras Ichsan Pratama hanya membentur mistar gawang Abdul Rohim.

Kesabaran Ayam Kinantan akhirnya berbuah hasil. Umpan tarik Dimas Drajad salah diantisipasi oleh kiper PSPS Gianluca dan memudahkan M Zulfikar menyontel bola ke gawang kosong. Tak ingin kehilangan momentum dan daya serang, asisten pelatih Edi Sahputra memasukkan Frets Butuan untuk Willyando.

Hanya saja, keasyikan menyerang malah berbuah blunder bagi PSMS. Menit 60, pelanggaran Ahmad Budi Hargo menghadiahkan free kick bagi PSPS. Tendangan bebas tersebut dimaksimalkan oleh Fiktor Pae kala sepakannya melewati kepala kiper PSMS. Ternyata, gol tersebut melecut semangat tim tamu.

Blunder Legimin pun dijadikan sebagai hukuman PSPS kepada PSMS. Salah kontrol, bola dikuasai Herman Dzumafo yang men-dribel bola sembari mengecoh tiga pemain bertahan plus kiper Abdul Rohim.

Perjuangan gigih Ayam Kinantan pun berakhir sia-sia ketika Fiktor Pae mencetak gol ketiga di masa injury time. Skor 3-1 menjadikan Askar Bertuah menggeser PSMS dari puncak klasemen dengan 22 poin.

Suhandi cs terpaut dua angka dan wajib menang atas Persih Tembilahan di laga pamungkas pada 10 September mendatang. Di hari yang sama, PSPS akan meladeni tantangan PS Timah Babel.

Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mengaku permainan PSMS sudah baik. Hanya saja, diakui faktor stamina di pertengahan babak kedua menurun dan dimanfaatkan dengan baik oleh tim lawan.

“Sungguh sayang tadi kita sudah memimpin, tapi malah berbalik jadi kalah. Terlihat faktor stamina pemain menurun, padahal kita sudah di atas. Sayang, perjuangan gigih para pemain PSMS harus berakhir dengan kekalahan. Insha Allah kita bangkit di laga terakhir melawan Persih. Doakan saja,” tutur Eldin kepada Waspada Online. (wol/aa)

Editor AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

foto: pbsi

Tontowi/Liliyana: Kami Sering Salah Sendiri

FUZHOU, WOL – Tanpa diduga, ganda campuran Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir tersisih di perempatfinal China Open ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.