_
Home / Ragam / Film / Wow, Biaya Satu Episode Game of Thrones Capai Rp 211 M!
Emilia Clarke berpose di redcarpet acara premiere episode terakhir "Game of Thrones" di Radio City Music Hall, New York, US, 3 April 2019. (Reuters/Caitlin Ochs)

Wow, Biaya Satu Episode Game of Thrones Capai Rp 211 M!

Waspada.co.id – Serial drama populer yang disebut-sebut oleh Presiden Joko Widodo sampai Donald Trump, yakni Game of Thrones, memasuki musim terakhirnya dan mulai tayang hari ini.

Serial ini memukau jutaan penggemar karena suguhan efek CGI yang fantastis, dengan kualitas setara film-film bioskop. Mulai dari adegan pertempuran yang epik, hingga naga terbang yang benar-benar mengesankan.

Dilansir dari CNBC International, untuk musim pamungkas ini tim produksi dikabarkan mengeluarkan biaya jor-joran. Tak tanggung-tanggung, dan termahal dibanding 7 musim penayangan sebelumnya.

Setiap episode diperkirakan menelan biaya hingga US$ 15 juta atau Rp 211 miliar, dikutip dari Variety.

Musim ke-8 ini akan menampilkan beberapa episode terpanjang dalam serial. Dua yang pertama hanya akan berlangsung sekitar satu jam masing-masing, tetapi empat final diperkirakan berjalan 80 menit per episode.

Dua musim sebelumnya dari pertunjukan itu juga mahal. Ini dimulai dengan musim enam, satu episode “Game of Thrones” sekitar US$ 10 juta (Rp 140 miliar) untuk biaya produksi, menurut fitur eksklusif dalam edisi cetak April 2016 di Entertainment Weekly.

Itu menandai peningkatan anggaran sekitar US$ 4 juta (Rp 56 miliar) per episode, naik dari perkiraan biaya episode yang sebelumnya hanya US$ 6 juta (Rp 84 miliar).

Sebelum musim enam, episode “Game of Thrones” paling mahal yang pernah diproduksi adalah seri kedua musim kedua, “Blackwater,” yang menampilkan adegan pertempuran yang luas dan alat peraga yang lebih besar, termasuk replika berukuran penuh dari abad ke-14. Episode ini membuat HBO merogoh kantong US$ 8 juta (Rp 112 miliar)- setelah Dan Weiss dan David Benioff meminta agar ada tambahan US$ 2 juta untuk show mereka.

“Kami menggelar rapat conference call dengan HBO sangat intens, dan situasinya sangat canggung saat itu,”ujar David Beniof kepada GQ.

Namun, HBO memahami bahwa meningkatkan anggaran sangat penting untuk memperbaiki episode tersebut.

“Kami tahu selama sekitar satu tahun bahwa episode kesembilan itu akan menjadi ‘Blackwater,’ dan sejumlah besar sumber daya kami diselamatkan untuk episode ini dalam hal waktu dan jadwal,” kata Benioff.

Namun siapa sangka hal itu terbayar. “Blackwater” menjadi salah satu episode acara yang paling dikagumi, populer, dan itu menarik lebih banyak penonton untuk serial ini. (cnbc/data2)

Check Also

Danau Toba Masuk Destinasi Pariwisata Prioritas

JAKARTA, Waspada.co.id – Selain Mandalika, Manado, dan Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur (NTT), Danau ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.