Home / Ragam / Viral! Pengalaman Mistis Pendaki Gunung Gede
Foto: Instagram/ Mountnesia

Viral! Pengalaman Mistis Pendaki Gunung Gede

Lepas dari Vina yang akhirnya sadar, masih ada satu lagi kawan Putri yang berlaku aneh, Dinda. Dia mulai muntah-muntah dan menangis sejadi-jadinya sambil tersenyum. Dinda pun sadar kembali setelah 16 pendaki lain yang berada dalam satu tenda itu membaca doa bersamaan.

Setelah Dinda, kembali Vina cekikikan tiba-tiba, membuat tiap orang yang ada di bawah tenda ingin mengambil langkah seribu. Namun, di tengah-tengah Vina yang tertawa bak hantu kuntilanak, Dinda kembali menangis, singkat cerita saat dua pendaki perempuan ini tersadar mereka pun panik, ketakutan, dan minta ingin segera pulang, pendaki lain berusaha menenangkan.

“Iya, jangan nangis, Din, hujan udah reda, jangan panik, bacaan doa ya, Din,” ucap Putri.

Di perjalanan menuju base camp, rombongan pendaki ini bertemu dengan petugas, yang ternyata malah marah karena ada tenda yang dibangun di pinggir trek, dan melanjutkan pendakian. Akhirnya rombongan tetap turun, dengan beberapa orang lebih dulu melakukan perjalanan untuk menyelamatkan Vina yang kondisinya masih belum stabil.

Sementara rombongan terpecah jadi dua, rombongan tempat Putri turut serta yang masih ada di perjalanan menuju Pos 2, tiba-tiba melihat hal yang mengejutkan.

“Astagfirullahal’adzim!” teriak Putri.

Pendaki lain yang satu rombongan pun panik. Bertanya-tanya ada apa gerangan yang terjadi. Ternyata, Putri melihat ada gunungan sampah di trek yang dilaluinya. Namun, mereka tidak bisa membawa sampah itu turun kar terlalu banyak, maka memutuskan untuk memberitahu petugas, setibanya di bawah.

“Ya Allah!” Putri yang ada di barisan tengah kembali tercengang, dia kembali melihat gunungan sampah kali ini di bawah pohon. Rasa penasarannya membesar, hingga Putri memaksa pendaki lain di belakangnya untuk menyoroti senter ke arah sampah itu, namun setelah diperjelas ternyata tidak ada sampah satu pun, kosong. Putri lantas semakin tercengang lagi dan bertanya-tanya dalam benaknya kemana perginya sampah besar yang tadi dia lihat, apa mungkin tikus hutan?

Di tengah perjalanan, tiba-tiba Putri merasa jari-jarinya kram, namun dengan sisa tenaga yang dimilikinya, perjalanan tetap dilanjutkan. Setibanya di Pos 2, mereka beristirahat, merajang air, menyeduh kopi, dan membuat minuman penghangat tubuh lain. Ternyata di Pos 2 sudah ada dua orang pendaki yang tadi bertugas antar Vina ke base camp, namun tidak ada Vina bersama mereka, karena petugas yang sempat naik dan marah-marah telah membawa Vina turun lebih dulu.

Tiba-tiba Putri merasa sesak napas. Dadanya seperti terhantam bola basket keras, badannya lemas, teman-temannya panik, dan disaat bersamaan dia merasa ukuran badannya mengecil, lebih kecil dari biasanya, dan dari teman-teman sekeliling.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: