Home / Ragam / Umroh Ala Backpacker, Cuma Rp 15 Juta!
Ilustrasi (foto: Ist)

Umroh Ala Backpacker, Cuma Rp 15 Juta!

WOL – Umroh memang menjadi salah satu alternatif umat muslim untuk beribadah ke Tanah Suci. Kamu bisa pergi kapan saja, tanpa harus antri bertahun-tahun. Pergi umroh berbeda dengan liburan wisata ke negara lain. Banyak hal yang harus kamu persiapkan untuk bisa berangkat ke Arab Saudi.

Dalam meringankan keperluan umroh, terdapat agen umroh yang siap membantumu. Dalam paket umroh reguler, kamu biasanya dijanjikan fasilitas-fasilitas seperti tiket pesawat hingga penginapan. Patut disayangkan, niat baikmu untuk beribadah harus berakhir karena salah memilih agen umroh.

Daripada kamu makin was-was, yuk, atur kegiatan umrohmu sendiri. Harganya pun bisa ditekan, sehigga bisa lebih murah.

1. Waktu Keberangkatan
Waktu merupakan faktor paling penting saat ingin merencanakan sebuah liburan. Semua kepentinganmu seperti tiket pesawat, visa, cuaca dan lain-lain tergantung jadwal keberangkatanmu. Waktu pendaftaran visa umroh dibuka hanya pada bulan Shafar hingga bulan Ramadhan (terhitung sekitar 8 bulan efektif).

Waktu juga bisa sebagai patokan untukmu menghindari high season pada Bulan Rajab, Sya’ban, dan Ramadhan. Suhu di Arab saudi juga harus kamu perhatikan, cuaca bersahabat biasanya Februari hingga Mei.

2. Tiket Pesawat
Tiket pesawat ini menjadi patokan penting kapan kamu akan berangkat. Memesan tiket pesawat jauh hari, bisa membuatmu mendapatkan harga murah. Selain itu, jenis maskapai juga menentukan seberapa murah tiket pesawatmu. Jangan malas-malas untuk update info menarik seputar tiket promo.

Kamu bisa menyiasatinya dengan berpergian terlebih dahulu ke negara minoritas muslim yang dekat Jeddah atau Madinah. Bisa juga ke negara tetangga yang tak perlu mengurus visa lagi seperti Singapura, Filipina, Thailand, Laos, atau Myanmar.

3. Penginapan selama beribadah
Kamu harus cukup flexible untuk masalah penginapan. Rata-rata penginapan yang dekat pusat ibadah adalah hotel bintang 4 dan 5. Tentunya harganya akan membuat kantongmu cepat terkuras, kamu bisa memesan hotel agak jauh. Memang butuh stamina lebih banyak, tapi kamu bisa hemat biaya.

Hotel berbintang 3 ke bawah dengan harga sekitar 200 SAR atau sekitar Rp 700 ribuan. Kamu juga bisa menemukan apartemen murah seharga 50-100 SAR sekitar Rp 350 ribu. Harga tersebut cukup terjangkau, karena bisa diisi 3-4 orang. Lebih hemat lagi, kamu bisa mabit atau bermalam di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi.

4. Makanan
Terdapat beberapa opsi untuk masalah makanan. Kamu bisa pintar-pintar mencari makanan di luar yang harganya sesuai kantong. Banyak warung makanan kaki lima yang bisa kamu temukan di sekitar Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Harga satu kali makan 10 – 30 SAR atau sekitar Rp 40 ribu.

Opsi lainnya, kamu bisa minta katering hotel yang biasa digunakan jamaah umroh. Repotnya kalau mau makan, kamu harus kembali tepat waktu ke hotel. Rasanya bisa sesuai dengan lidah Indonesia, harganya sekitar 30 – 40 SAR atau sekitar Rp 100 ribu.

5. Transportasi lokal
Masalah transportasi bisa cukup merepotkanmu. Mobilitas menjadi terhambat, terutama jika tidak tahu sama sekali tentang Arab Saudi. Untungnya transportasi umum di sini tersedia selama 24 jam.

Harga taksi dari Jeddah ke Masjidil Haram bisa dikenakan harga 200 – 300 SAR atau sekitar Rp 900 ribu. Bisa lebih hemat menggunakan bus yang hanya 30 SAR atau sekitar Rp 100 ribu. Kamu yang jago dalam bersosialisasi, bisa menumpang secara gratis. Orang Arab termasuk ramah menghadapi turis asing.

6. Mengurus visa
Untuk bisa beribadah umroh, kamu harus mengurus visa terlebih dahulu. Dilansir dari Kompas.com tidak sembarang orang bisa mengurus visa ke kedutaan.

“Prosedurnya untuk awam itu harus ada manifest dulu dari travel yang ada kop suratnya. Meski sendiri, orang harus tetap gabung travel atau minimal minta pengajuan visa. Kita tak bisa mengajukan visa langsung ke kedutaan,” ungkap Elly Basrah Lubis.

Tidak semua agen travel, akan membantumu hanya dalam mengurus visa saja. Kalaupun mau, kamu akan dikenakan biaya sekitar 200-300 USD/orang atau sekitar Rp 3 juta tergantung musimnya. Harga tersebut tidaklah mutlak, tergantung pintarnya kamu bernegosiasi.

Nah, itulah gambaran umroh murah a la backpacker. Intinya adalah bagaimana kamu bisa berangkat beribadah murah tanpa melihat fasilitas yang ada. Kalau di hitung-hitung tentu bisa lebih murah walaupun cukup merepotkan. Mungkin ini juga bisa menjadi dasar, kenapa banyak agen umroh yang mematok harga tinggi. (idntimes/aul)

Check Also

BPIH 2015 Untuk 12 Embarkasi di Indonesia

JAKARTA, WOL – Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama Republik Indonesia mengumumkan besaran ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: