_
Home / Ragam / Kesehatan / Tidur Lebih Baik Dibanding Olahraga untuk Turunkan Berat Badan, Benarkah?
Ilustrasi (Foto: Google)

Tidur Lebih Baik Dibanding Olahraga untuk Turunkan Berat Badan, Benarkah?

agregasi

 

Waspada.co.id – Padatnya rutinitas terkadang membuat seseorang sudah terlanjur malas untuk berolahraga. Sedangkan di sisi lain ia ingin menurunkan berat badan. Namun jangan khawatir, sebuah penelitian baru mengungkapkan fakta mengejutkan.

Saat merasa lelah karena aktivitas, tentu yang diinginkan hanyalah tidur. Selama waktu tidur itu cukup, maka ada kemungkinan penurunan berat badan akan terjadi. Hal itu diungkapkan oleh pendiri The Sleep School, Dr. Guy Meadows. Menurutnya, tidur 7-8 jam berkualitas tanpa gangguan setiap malam bisa lebih baik daripada pergi ke gym, terutama dalam hal penurunan berat badan.

“Di zaman sekarang di mana kita semua menjalani kehidupan yang sibuk, saya sering ditanya apakah bangun satu jam sebelum pergi bekerja dan memanfaatkan waktu untuk berolahraga di gym adalah ide yang baik atau tidak. Di mata saya, olahraga benar-benar penting untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Tetapi itu sama sekali tidak boleh mengganggu tidur,” ujar Dr. Guy seperti yang Okezone kutip dari Mirror, Senin (18/3/2019).

Dia mengatakan, apabila seseorang memang serius mencapai tujuan untuk menjaga kebugaran maka cukup tidur secara teratur dengan kualitas yang baik harus menjadi bagian penting dari rencana pelatihan. Jumlah tidur yang dibutuhkan oleh masing-masing orang memang berbeda. Tetapi secara umum dibutuhkn waktu delapan jam untuk merasa bersemangat sepanjang hari.

“Jika alasan pergi ke gym adalah untuk menurunkan berat badan, maka tidur lebih banyak juga bisa menjadi jawabannya. Tidur sangat penting untuk mengatur hormon nafsu makan yaitu ghrelin dan leptin yang bertanggung jawab untuk mengendalikan rasa lapar serta kenyang. Para ilmuwan melaporkan setelah tidur malam yang buruk keinginan untuk makanan dapat meningkat hingga 45 persen,” jelas Dr. Guy.

Kondisi itu yang kemudian membuat orang dapat kelebihan mengonsumsi 300 kalori setelah tidur yang buruk. Jika itu dilakukan terus menerus, maka berat badan akan semakin bertambah. Penelitian lain juga mengatakan orang yang tidur kurang dari 8 jam semalam rata-rata memiliki kandungan lemak tubuh yang lebih tinggi.

Selain itu, tidur memberikan manfaat bagi otak dan jantung serta membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Dengan begitu, kesehatan tubuh akan terus terjaga. Usahakanlah untuk terus mendapatkan waktu tidur yang cukup karena manfaatnya bukan hanya jangka pendek melainkan juga kangka panjang.

Check Also

Lama Tak Muncul di Depan Publik, Kondisi Kesehatan Presiden Vietnam Jadi Pertanyaan

HANOI,Waspada.co.id – Presiden sekaligus Pimpinan Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong tidak terlihat di depan publik ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: