Home / Ragam / Tantangan menanti BEM STIK-P baru
WOL Photo

Tantangan menanti BEM STIK-P baru

DIO UTAMA
Kontributor WASPADA ONLINE

MEDAN – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan kini mendapatkan energi baru, setelah dilantiknya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STIK-P periode 2015/2016 baru-baru ini.

Pelantikan BEM baru yang diketuai Muhammad Nor Darmansyah itu dilakukan oleh Ketua STIK-P, Hj Ida Tumengkol BComm MHum. Turut hadir Pembantu Ketua (Puket) I Dra Hj Nadra Ideyani Vita MSi, Puket II Suprapti Indah Putri SP MIKom, Puket III Austin Antariksa T SSos MIKom, dosen, staf, perwakilan UKM, dan mahasiswa.

Adapun Noe, sapaan akrab Darmansyah, terpilih sebagai Ketua BEM STIK-P baru menyusul kemenangannya pada pemilu yang digelar pekan lalu. Tercatat, Noe mengantongi 54 suara sekaligus mengungguli Piki Wijaya yang meraih 28 suara. Alhasil, Noe cs menggantikan kepengurusan sebelumnya yang diketuai Jafar Wijaya.

Berbeda dengan kepengurusan-kepengurusan sebelumnya, anggota BEM pimpinan Noe untuk satu tahun ke depan hanya terdiri atas 10 orang saja. Meski hanya beranggotakan 10 mahasiswa gabungan ilmu jurnalisme dan public relations, BEM STIK-P yakin dan optimis dapat bekerja maksimal dalam menyalurkan aspirasi mahasiswa sekaligus kembali menghidupkan kegiatan kemahasiswaan di kampus.

“Kepengurusan BEM tahun ini beda dengan kepengurusan yang lalu-lalu. Saya optimis dibantu lebih sedikit anggota dalam kabinet agar lebih efektif dan fokus berkarya. Daripada anggota banyak tapi tidak serius dan payah diatur,” ujar Noe, mahasiswa PR itu kepada Kreasi.

“Sesuai harapan mahasiswa dan pihak kampus, kami ingin menghidupkan kembali kegiatan mahasiswa yang sudah lama tidak kedengaran baik secara internal maupun eksternal. Dalam satu tahun ini, kami juga akan melibatkan dan merangkul mahasiswa stambuk lain untuk bersama-sama mewujudkan keinginan tersebut,” tambah Noe mengaku terbuka menerima segala saran dan kritik semasa kinerjanya nanti.

Dalam pidatonya, Ketua STIK-P Hj Ida Tumengkol BComm MHum berpesan agar BEM baru mampu menjalin kerja sama dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang lama vakum. Selain itu, Hj Ida juga berharap Noe cs dapat menjalankan program kerjanya semaksimal mungkin serta meraih pencapaian lebih baik dari kepengurusan lama.

“Kalian harus mampu merangkul dan menghidupkan UKM di kampus serta melanjutkan kiprah BEM terdahulu kala tergabung Aliansi BEM se Kota Medan. Sering-seringlah diskusi, temu ramah maupun tukar pikiran dengan BEM kampus lain agar bisa tercipta ide-ide kreatif dan positif bagi kegiatan di STIK-P,” pesan Mem.

“Buktikan bahwa di tangan BEM STIK-P yang baru, mahasiswa bisa menyatu dan segala aspirasi mereka tercapai. Dengan demikian, eksistensi BEM maupun STIK-P sendiri tetap terjaga. Asal positif dan bermanfaat, STIK-P siap dukung dan bantu keperluan mahasiswa,” tutup Mem.

Selama kepemimpinannya, Noe akan dibantu Sari Rizky Iranda (sekretaris), Siti Rohma Munte (bendahara), Eko Kurniawan (Bidang PR), Murni, Ike Putri (Bidang Kesekretariatan), M Adh Dhuha, David Gilmor (Bidang Rohani), Steven Irwanto (Bidang Olahraga), dan Yen Sutrisno (Bidang Kerja sama). Ingat pesan ibu ketua, buktikan kalian bisa!

Editor: AUSTIN TUMENGKOL
(dat06/wol/waspada)

Check Also

Mahasiswa Harus Paham Kode Etik Jurnalistik

MEDAN, WOL – Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan mengikuti ceramah pendidikan pers ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: