Home / Warta / Indonesia Hari Ini / SMK Binaan JAPFA Foundation Tingkatkan Keterampilan Pendidikan Agrikultur
Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Kerjasama Peningkatan Keterampilan Pendidikan Agrikultur antara SMK Binaan JAPFA Foundation dan JAPFA Group, yang berlangsung hari ini di Jakarta, Senin (16/10). (foto: Ist)

SMK Binaan JAPFA Foundation Tingkatkan Keterampilan Pendidikan Agrikultur

JAKARTA, WOL – JAPFA Foundation menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Kerjasama Peningkatan Keterampilan Pendidikan Agrikultur antara SMK Binaan JAPFA Foundation dan JAPFA Group.

Sejak tahun 2015, JAPFA Foundation secara berkelanjutan memfokuskan diri pada pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) bidang agribisnis dan agroteknologi dalam bentuk pendampingan peserta pendidik berupa Praktek Kerja Lapangan (PKL), menciptakan ruang jejaring dan berbagi antar Kepala Sekolah, kursus Bahasa Inggris, hingga bantuan biaya pendidikan dalam bentuk Beasiswa Prestasi SMK bidang agribisnis dan agroteknologi.

Guna terus meningkatkan dedikasi, peran, dan dukungan perusahaan terhadap dunia pendidikan khususnya pendidikan agrikultur, tahun ini JAPFA Foundation berencana mendukung pelaksanaan Praktek Kerja Usaha dalam bentuk menghubungkan kebutuhan praktik di SMK-SMK dengan unit-unit dari JAPFA Group beserta seluruh anak perusahaannya.

Senior Program Manager dari JAPFA Foundation, Wahono Kolopaking, Senin (16/10), di sela FGD yang digelar di Hotel Harris Jakarta, mengatakan, Praktek Kerja Lapangan merupakan program magang peserta didik di SMK bidang agribisnis dan agroteknologi di industri, maupun masyarakat. PKL ini bertujuan agar peserta mendapatkan pengetahuan praktis dan keterampilan lapangan terkait program studi keahlian yang ditekuni.

“Diharapkan dengan Praktek Kerja Lapangan ini, peserta didik berhasil meningkatkan keterampilan sekaligus daya saing sumberdaya manusia,”ujarnya.

Sebagai langkah awal memulai program ini, ungkap Wahono, dilakukan koordinasi dalam rangka menyatukan persepsi program Praktek Kerja Lapangan antara lembaga pendidikan yang dimaksud dengan pelaku DUDI (Dunia Usaha dan Dunia Industri). Selain itu, forum diskusi ini dapat menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan industri.

Pembahasan yang dilakukan dalam forum diskusi ini antara lain adalah agar setiap peserta dapat bersama memahami manajemen praktek kerja, permasalahan yang ada pada praktek kerja, dan juga solusi terhadap permasalahan tersebut. Selain itu, forum ini juga diharapkan dapat membahas mengenai solusi kreatif dari kelengkapan dari sarana dan prasarana praktek kerja di sekolah, sekaligus dapat menjembatani proses penyambungan di antara kesenjangan teknologi yang ada.

“Hal ini merupakan target tercapainya kelak grand design dan roadmap pendidikan SMK jurusan Agribisnis dan Agroteknologi oleh JAPFA Foundation,” tambah Wahono.

Adapun peserta FGD ini yakni SMK-SPP Negeri Pelaihari Tanah Laut Kalimantan Selatan; SMK Farming Pati Jawa Tengah; SMK Hasanudin Kandanghaur Indramayu Jawa Barat; SMKN 01 Cangkringan Sleman Jawa Tengah; SMKN 01 Kalibagor Banyumas Jawa Tengah; SMKN 01 Plosoklaten Kediri Jawa Timur; SMKN 02 Purbalingga Jawa Tengah; SMKN 02 Subang Jawa Barat; SMK-PP Putra Jaya Stabat Langkat Sumatera Utara; SMKN 4 Sidenreng Rappang Sulawesi Selatan; SMKN 1 Tambaloka Sumba Barat Daya NTT; SMKN 1 Negerikaton Pesawaran Lampung; SMKN 2 Negara Jembrana Bali.

JAPFA Foundation menerapkan prinsip Investasi Sosial dimana setiap program yang akan dilakukan harus direncanakan, diukur, dilaksanakan, dan diawasi sebagai layaknya suatu kegiatan usaha untuk memberikan hasil nyata berupa kemajuan sosial-ekonomi yang diukur melalui berbagai perbaikan, kemajuan, peningkatan mutu di bidang Pendidikan, Gizi dan Kualitas Hidup Kaum Muda; agar mereka mampu memaksimalkan potensi yang mereka miliki, untuk kemudian bangkit berprestasi, memajukan keluarga mereka dan akhirnya meningkatkan kualitas masyarakat dimana mereka tinggal. (wol/ags/rls)

Editor: Agus Utama

Check Also

Banjir Medan Menjadi Perhatian Para Pakar

MEDAN, WOL – Masalah banjir yang kerap terjadi di Kota Medan, menjadi perhatin para pakar. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: