Breaking News
Home / Ragam / Gaya Hidup / Sahur, Jangan Makan yang Manis-Manis, Begini Penjelasannya

Sahur, Jangan Makan yang Manis-Manis, Begini Penjelasannya

agregasi
agregasi

 

JAKARTA – Sahur adalah “modal energi” kita untuk menjalankan ibadah puasa seharian. Karena itu, mengonsumsi makanan yang tepat akan membuat ibadah puasa tidak terasa berat.

“Saat sahur, disarankan tetap menerapkan porsi piring makanku dengan menu bergizi seimbang, seperti kita makan siang di hari biasanya,” ujar Direktur Kesehatan Keluarga Kemenkes RI, dr. Eni Gustina, MPH, saat ditemui usai kegiatan pembukaan Seminar Kesehatan dan Gizi Remaja di Kantor Kementerian Kesehatan di Jakarta Selatan.

Dikatakan oleh dr. Eni untuk tidak terlalu banyak mengkonsumsi makanan manis atau asin saat sahur. “Sebaiknya kurangi makan makanan yang terlalu manis atau asin. Gula dan garam itu sifatnya menarik cairan tubuh, sehingga kita akan lebih sering buang air kecil. Kalau banyak kencing, kita akan cepat haus,” terangnya.

Rasa haus adalah salah satu mekanisme tubuh yang memberi tanda bahwa cairan tubuh berkurang (kekurangan cairan). Maka dari itu, saat sahur, disarankan untuk memperbanyak minum air putih. Hal ini penting untuk menjaga kadar air di dalam tubuh agar jangan sampai kekurangan cairan.

“Minum yang banyak, jangan malas takut sering ke kamar mandi. Justru kita sangat disarankan saat sahur itu harus minum yang banyak. Kalau indikator saya, lepas tengah hari saya masih bisa buang air kecil, menandakan kadar air saya masih cukup,” imbuhnya.

Check Also

Ikan yang Dipanaskan dengan Suhu Tinggi Kadar Gizinya Hilang hingga 98%, Nasib Bandeng Presto?

  MALANG – Salah seorang alumnus Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Jawa Timur, Nirmalasari dibantu tiga ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: