Home / Ragam / Prestasi Tak Selalu Di Dalam Kelas
Waspada

Prestasi Tak Selalu Di Dalam Kelas

MEDAN, WOL – Menciptakan pelajar yang aktif dan inofatif, tidak harus selalu mengikuti proses belajar mengajar di sekolah. Melainkan membebaskan pelajar mencapainya dengan cara yang inovatif pula, melalui seni, bisa jadi contoh lain.

Berawal dari pemikiran itu, siswa kelas XII SMK Mandiri yang tinggal menunggu pengumuman hasil Ujian Nasional (UN) baru-baru ini menggelar pentas seni bertema “Art Expo Competition 2015”. Pasalnya, kegiatan itu menjadi langkah awal demi menciptakan generasi muda penerus yang berseni demi kemajuan budaya bangsa dan negara.

Pagelaran atau ajang kreativitas terbuka bagi pelajar se-Kota Medan dan sekitarnya itu meliputi rangkaian kegiatan seperti pameran bidang kejuruan (mesin) dengan menerima servis gratis bagi pengunjung serta memamerkan alat-alat peraga praktikum sekolah. Lomba meliputi tari tradisional, modern dance, rapper, dan magic competition.

Kepala SMK Mandiri, Hj Fatimah Zaharah, menyebutkan “Art Expo Mandiri Competition”  memang baru pertama kali digelar di sekolah. Sambil belajar, tujuannya juga agar masyarakat luar mengenal SMK Mandiri lebih dekat.

“Selain itu, kegiatan ini memberi kesempatan bagi siswa lebih kreatif di luar jam belajar sekolah,” sambung Fatimah menambahkan kompetisi tersebut akan menjadi agenda rutin sekolah kepada Kreasi, Senin (18/5) lalu.

Didampingi Wakasek Bidang Kesiswaan, Wahyudi Parlindungan, Fatimah mengatakan
kebebasan memilih hobi serta aktivitas seni di luar jam sekolah adalah mutlak hak bagi pelajar. Maka untuk menjadi insan yang kreatif, pihaknya mendukung atau mendorong siswa untuk berkarya.

Koordinator kegiatan, Dinda Kartika Batubara, menambahkan kompetisi ini murni hasil buah pemikiran siswa-siswi SMK Mandiri. “Alhamdulillah, kegiatan ini berjalan lancar. Walau banyak kekurangan, kami berharap ini menjadi awal yang baik demi kesuksesan,” katanya.

Di kategori lomba tari tradisional, Citra Senindo Art tampil sebagai peserta terbaik. Grup tari asal SMAN 13 Medan ini pun mengaku senang dengan pencapaiannya setelah mempersiapkan diri jauh-jauh hari dan membuahkan hasil maksimal.

“Kami membawakan tari tradisional Batak. Sampai saat ini, kami telah menguasai bermacam tari-tarian. Yang pasti, kehadiran kami tidak hanya sebatas ikut lomba. Kami juga ingin terus melestarikan budaya bangsa sembari berharap pelajar sadar terus peduli dengan budaya negeri sendiri,” harap anak-anak SMAN 13 serentak.  (wol/waspada/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Bahasa Asing Tambah Wawasan Ulfah

MEDAN, WOL – Bangku perkuliahan menjadi wadah untuk jenjang pendidikan yang paling puncak. Setelah mengemban ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: