Home / Ragam / Gaya Hidup / Pekerja Malam Tingkatkan Risiko Diabetes, Waspadalah!
Ilustrasi (Foto: BBC)

Pekerja Malam Tingkatkan Risiko Diabetes, Waspadalah!

WOL – Peneliti telah memperingatkan orang-orang yang bekerja shift malam lebih mungkin untuk terkena diabetes tipe 2, pendahulu untuk penyakit kardiovaskular.

Mengutip dari zeenews, belum lama ini, berbagai penelitian telah menunjukkan bekerja shift malam seringkali cenderung menyebabkan ketidakseimbangan dalam sistem Anda dan menyebabkan masalah kesehatan.

Meskipun beberapa mungkin merasa nyaman dengan shift malam, kesehatan Anda adalah pada akhirnya menanggung beban perubahan dalam jam tubuh Anda dan gaya hidup.

Tipe 2 diabetes adalah kondisi kronis yang mempengaruhi cara tubuh memproses gula darah (glukosa). Studi menemukan bahwa orang-orang yang bekerja shift tidak teratur atau berputar dengan biasa shift malam 44 persen lebih mungkin untuk memiliki diabetes tipe 2.

“Kita melihat hubungan dosis-respon frekuensi bekerja shift malam dan diabetes tipe 2, mana yang lebih sering orang kerja shift, semakin besar kemungkinan mereka memiliki penyakit ini, terlepas dari kecenderungan genetik,” kata Ceiine Vetter, Profesor di Universitas Colorado-Boulder.

“Ini membantu kita memahami satu bagian dari teka-teki: frekuensi bekerja shift malam tampaknya menjadi faktor penting,” tambah Vetter.

Untuk penelitian ini, diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care, tim memeriksa data dari 270.000 orang, termasuk 70.000 yang menyediakan informasi pekerjaan seumur hidup yang mendalam dan sub kelompok lebih dari 44.000 untuk orang genetik.

Lebih dari 6.000 orang di populasi sampel memiliki diabetes tipe 2.

Menggunakan informasi pada lebih dari 100 variasi genetik yang terkait dengan diabetes tipe 2, tim peneliti mengembangkan skor risiko genetik yang mereka gunakan untuk menetapkan nilai kepada setiap peserta.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa mereka dengan skor tertinggi risiko genetik itu hampir empat kali lebih mungkin untuk mengembangkan diabetes tipe 2 dibandingkan dengan orang-orang yang telah rendah risiko genetik Partitur.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), global prevalensi diabetes telah hampir dua kali lipat sejak tahun 1980, naik dari 4,7 persen 8.5 persen dalam populasi orang dewasa. Mayoritas orang-orang dengan diabetes yang terkena diabetes tipe 2.

Banyak studi sebelumnya telah terkait shift malam dengan kondisi kesehatan seperti obesitas, obstruksi dalam kemampuan tubuh untuk memperbaiki kerusakan DNA, kerusakan hati dan bahkan kanker. (inilah/zeenews/ags/data1)

Check Also

Gangguan Kesehatan Ini Rentan Diderita Polisi

Waspada.co.id – Menjadi seorang abdi negara memang menjadi sebuah kebanggaan sekaligus menjadi sebuah tanggung jawab ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: