_
Home / Ragam / Kesehatan / Peduli Kesehatan, KAI Bantu Anak-Anak Berkebutuhan Khusus
WOL Photo

Peduli Kesehatan, KAI Bantu Anak-Anak Berkebutuhan Khusus

SUMUT, Waspada.co.id – Peduli kesehatan, sebanyak 20 anak-anak yang memiliki kebutuhan khusus di Kecamatan Tiganderket, Kabupaten Karo mendapat bantuan dari Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati Kereta Api (PIKKA) Divre I Sumut dan Manajemen PT KAI Divre I Sumut, Sabtu (13/4).

Selain itu, sekitar 100 warga juga mendapatkan pengobatan gratis dari Unit Kesehatan Klinik Mediska PT KAI Divre I Sumut.

Ketua PIKKA KAI Divre I Sumut, Ade Rusi Haryono mengatakan, kegiatan bakti sosial tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial perusahaan kepada masyarakat lewat Corporate Social Responsibility (CSR).

Kali ini, bantuan diberikan kepada masyarakat di daerah yang terkena imbas erupsi gunung Sinabung.

“Kita berikan bantuan ke 20 anak-anak berkebutuhan khusus berupa pemberian bantuan alat bantu dengar, kursi roda, kruk atau tongkat jalan, kaca mata serta bingkisan sembako,” tuturnya didampingi Manager Humas KAI Divre I Sumut, M Ilud Siregar.

Sedangkan untuk pengobatan gratis, katanya, meliputi pemeriksaan laboratorium sederhana seperti pemeriksaan asam urat, kolesterol, kadar gula darah dan pemeriksaan dokter umum beserta psikolog anak.

“Kegiatan ini juga dalam rangka menyambut Hari Kartini yang akan jatuh pada 21 April mendatang. Apa yang kita berikan sesuai kebutuhan dan kita harap jangan dilihat dari apa yang diberikan. Semoga bantuan yang diberikan bisa bermanfaat,” ujarnya.

Sementara menurut, Vice President KAI Divre I Sumut, Rusi Haryono menerangkan, kegiatan kepedulian sosial kepada masyarakat di Kabupaten Karo lewat CSR dilaksanakan langsung dengan cara menyambangi dan survei.

“Kegiatan baksos seperti ini selalu dilakukan ibu-ibu PIKKA jelang perayaan hari Kartini. Sedangkan untuk KAI sendiri, program seperti ini dilakukan 11 kali dalam setahun dengan menggunakan Railclinic,” katanya.

Dokter Fungsional Unit Kesehatan Klinik Mediska KAI Divre I SU, drg Angely menerangkan, kebanyakan penyakit yang dikeluhkan masyarakat di daerah Sinabung seperti flu, demam, dan gangguang pernapasan. Sebab, hingga saat ini masyarakat masih merasakan dampat dari erupsi Gunung Sinabung.

“Itu banyak yang dikeluhkan masyarakat. Kita kasih obat dan penjelasan kepada mereka. Kita sarankan warga menggunakan masker dan bisa melakukan pengecekan rutin di klinik terdekat,” pungkasnya.(wol/Eko/data1)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: