_
Home / Ragam / Gaya Hidup / Menunjang Gaya Hidup, Batik Semar Terus Berinovasi Style
Istimewa

Menunjang Gaya Hidup, Batik Semar Terus Berinovasi Style

MEDAN, Waspada.co.id – Sebagai identitas bangsa, saat ini banyak masyarakat Indonesia harus bisa membiasakan mengenakan batik dalam kehidupan sehari-hari dan menunjang gaya hidup.

Tidak hanya untuk kegiatan formal, bahkan pada kegiatan non formal seperti bekerja di kantor hingga hanya sekadar berkumpul, banyak masyarakat yang mengenakan batik.

Melihat batik kini menjadi tren di masyarakat, membuat Batik Semar terus berinovasi untuk dapat menyediakan berbagai jenis, motif, dan ukuran untuk masyarakat Indonesia. Salah satunya anak-anak muda dan kaum milenial.

Owner Batik Semar, Ardianto Suwono, menuturkan bahwa Batik saat ini banyak dipakai orang-orang dalam sehari-hari. Semakin ke depan, batik semakin terjangkau dan semakin nyaman digunakan.

“karena batik sebagai identitas bangsa kita,” tuturnya meresmikan toko terbaru di Manhattan Times Square, Kota Medan, Jumat (26/4).

Dan tentunya harus memiliki startegi khusus untuk menggaet anak-anak muda di Indonesia dan kaum milenial agar memilih batik sebagai fesyen, yaitu dengan cara menghadirkan motif-motif batik yang kekinian dan dikombinasikan dengan warna-warna yang modern.

“Kita variasikan dengan warna-warna yang modern, jadi tidak hanya warna tua. Kita variasi dan kombinasi menarik. Kita juga sesuaikan dengan tren yang sering dipakai kaum milenial, yaitu slim fit, baik wanita maupun pria,” jelasny.

Batik Semar didirkan 1947 dan menjadi perusahaan tahun 1981. Saat ini dijalankan generasi ketiga, dan pusatnya di Solo, Jawa Tengah. Mulai dari kantor pusat, toko pertama, produksi dan pabrik, semua di Solo.

Ia menambahkan secara keseluruhan atau nasional, Batik Semar memiliki sekitar 59 toko. Di Manhattan Times Square merupakan yang terbaru.

“Di Indonesia, kita di hampir seluruh kota besar selalu ada. Range harga cukup variasi, mulai Rp 300.000-an sampai Rp 10 juta-an,” tambahnya.

Sementara menurut, Pimpinan Cabang Medan, Monang Panjaitan menjelaskan, Batik Semar di Medan ada 4. Pusatnya berada di Jalan Zainul Arifin, juga ada di Thamrin Plaza. Sedangkan di Manhattan Times Square yang keempat, relokasi dari Plaza Medan Fair, dan rencana akan dibuka di Centre Point.

“Pasar batik untuk masyarakat Medan cukup bagus, saat ini batik menjadi tren. Orang mulai mengerti, Batik Semar adalah batik berkelas dan bisa dipakai dari mulai anak muda hingga orang tua. Kita berani kasih warna, sehingga yang muda senang memakainya, apalagi yang orang tua,” jelasnya.

“Pada pembukaan di Manhattan Times Square, kita punya promo diskon 20 persen all item sampai 30 April 2019,” lanjutnya.

Chief Marketing Officer, Oktavianus S. Pranoto menambahkan, motif di Batik Semar selalu dikreasikan secara kontinu, juga selalu melakukan pengembangan terhadap motif, pemakaian bahan dan lain-lain. Hal ini dilakukan setiap bulan secara periodic.

“Jadi, di kita ada motif-motif baru terus. Tidak bisa kita bicara hanya satu jenis motif yang terbaik, tidak bisa. Kita terus kembangkan,” tandasnya.(wol/Eko/data1)

适适

Check Also

Penuhi Tren Fashion, Uniqlo Keluarkan Seri UV-Blocking

JAKARTA, Waspada.co.id – Mendukung gaya hidup dan tren fashion masa kini, UNIQLO sebagai perusahaan ritel ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.