_
Home / Ragam / Gaya Hidup / Mendukung Tumbuhnya Wirausahaan, DSC|X Sambangi Medan
foto: ist

Mendukung Tumbuhnya Wirausahaan, DSC|X Sambangi Medan

MEDAN, Waspada.co.id – Mendukung tumbuhnya kewirausahaan perhelatan akbar kompetisi kewirausahaan Diplomat Success Challenge ke-10 tahun 2019 / (DSC|X) yang digagas oleh Wismilak Foundation menggelar roadshow di Kota Medan.

Event ini mendapatkan antusiasme tinggi kepesertaan dari para wirausahawan muda nasional sejak dibuka pendaftarannya secara daring pada 15 Mei lalu dihelat di CoHive Clapham, sebuah coworking space yang dikenal mengupayakan ruang yang menghadirkan produktivitas dan inspirasi bagi komunitas wirausahawan di Medan.

Dan mendatangkan sejumlah narasumber penting dan begitu dikenal dibidang kewirausahaan seperti Mentor Nasional DSC|X 2019 sekaligus Dosen & Direktur SBM ITB, musisi dan enterpreneur, Dina Dellyana dan Qintari Anindhita, local hero dan Founder UntukAnakku.id dan Co-founder Womandiri, serta Gatot Hendraputra dari Coworking Indonesia.

Roadshow DSC|X ke Kota Medan ini dihelat di CoHive, sebuah ruang kerja bersama (Coworking space) yang digagas oleh Christopher Angkasa pada tahun 2016. COHIVE at Clapham yang berlokasi di Komplek Ruko Centre Point Medan dan memiliki kantor dengan dua lantai ini dibangun dengan niatan untuk menghadirkan ekosistem yang mendukung tumbuhnya kewirausahaan dan komunitas di kota Medan.

Penggagas DSC|X sekaligus Marketing Community & Event Manager Wismilak, Edric Chandra, menuturkan berbanggalah jadi orang Medan karena mereka dikenal memiliki spirit dan karakter wirausahawan yang khas. Sebagai pebisnis, orang Medan dikenal sebagai pribadi yang memiliki etos kerja keras yang tinggi dan kemampuan bekerja dengan tim untuk meraih keberhasilan.

“Selain itu karakter lainnya adalah gigih, pantang menyerah, semua karakter tersebut adalah yang terpenting yang dibutuhkan dalam dunia usaha. Peserta DSC|X Medan adalah salah satu dari sejumlah daerah dengan antusiasme tinggi. Di dalam roadshow ini, para peserta akan mendapatkan pengetahuan mengenai wawasan kewirausahaan dan informasi terkait dengan mekanisme submisi proposal DSC|X,” tuturnya.

Perhelatan DSC|X tahun 2019 ini hadir dengan format baru yang telah disempurnakan dari tahun ke tahun. Format baru tersebut memberikan jangkauan lebih luas kepada calon wirausahawan muda di seluruh Indonesia untuk berpartisipasi. Tidak hanya mendapatkan hibah sebesar Rp. 2 milyar, DSC|X juga memberikan pendampingan oleh mentor-mentor yang mempunyai pengalaman wirausaha dan sukses di bidangnya masing-masing selama masa inkubasi.

“Kami berharap roadshow ini menjadi sebuah ajang yang tidak hanya menginspirasi namun juga mitra strategis bagi kaum muda yang terjun ke dunia usaha untuk dapat meraih kesuksesan, tutup Edric bersemangat,” jelasnya.

Sementara itu, Mentor Nasional DSC|X 2019 sekaligus Dosen & Direktur SBM ITB, musisi dan enterpreneur, Dina Dellyana menyampaikan bahwa ajang DSC|X 2019 memberikan beragam kiat-kiat dan solusi penting dalam menghadapi berbagai tantangan dalam berwirausaha. Dina juga melihat potensi wirausahawan muda kreatif di kota Medan dan Sumut yang menurutnya cukup besar.

“Dengan potensi bahan baku lokal, kekayaan budaya lokal dan alamnya, maka Dina yakin akan banyak sekali ide bisnis yang bisa dikembangkan dari Sumatera Utara. Dina berharap para peserta mampu menciptakan beragam gagasan kreatif dengan memanfaatkan kekayaan alam & budaya serta bahan baku lokal sehingga bisa berkreasi from local to the world,” katanya.

Roadshow di Kota Medan menghadirkan seorang local hero Qintari Anindhita, yang sekaligus Founder UntukAnakku.id dan Co-founder Womandiri. Qintari merupakan seorang dengan begitu banyak talenta dan keberhasilan. Selain dikenal sebagai seorang mentor psikologi dan pegiat sosial, Qintari menggagas UntukAnakku.id sebuah aplikasi pemantau perkembangan dan stimulasi balita pertama di Indonesia. Selain itu, dirinya juga mendirikan Womandiri, sebuah organisasi pemberdayaan perempuan yang memberikan pembekalan dan berbagai pengetahuan kepada perempuan agar mampu mengakses potensi terbaik diri.

“Qintari mengatakan dalam ajang roadshow DSCX 2019 ini dirinya ingin menunjukkan kepada peserta tentang pentingnya memperhatikan value dan empati dalam melihat kebutuhan pasar. Pengusaha terbaik adalah yang menjual produk atau service yang benar-benar dibutuhkan pasar karena dia berangkat dari masalah yang memang ingin diselesaikan,” tambahnya.

Tahun ini perkembangan start up dan usaha di Medan lebih banyak, dengan latar belakang yang sentimentil. Menurutnya inilah yang akan menjadikan kompetisi menjadi semakin seru dan menantang untuk tahun ini.

“Roadshow kompetisi DSC|X dilakukan mulai tanggal 21 Mei sampai dengan tanggal 23 Juli 2019 di sembilan kota di Indonesia, yakni Surabaya, Malang, Yogyakarta, Semarang, Bandung, Medan. Makassar, Bali dan Jakarta,” tandasnya.(wol/eko/data2)

Check Also

Rayakan HUT ke 3, Napoleon Gelar Serangkaian Acara

Waspada.co.id – Memasuki usia ke tiga tahun, Napoleon rayakan hari ulang tahun (HUT) bernuansa charity ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.