Breaking News
Home / Ragam / Gaya Hidup / Mencicipi Mi Ongklok, Mi Rebus Khas Wonosobo Bercita Rasa Unik
Mi Ongklok, kuliner khas Wonosobo (Foto: Utami/Okezone)

Mencicipi Mi Ongklok, Mi Rebus Khas Wonosobo Bercita Rasa Unik

agregasi
agregasi

 

BERKUNJUNG ke suatu daerah, selain wisatanya, ada hal lain yang wajib dicoba. Salah satunya apalagi jika bukan kuliner.

Urusan lidah dan perut memang tidak bisa ditahan, apalagi jika berada di tempat yang baru. Keinginan mencicipi kuliner khas daerah setempat membuat perburuan kuliner terasa lebih mudah.

Jika Yogyakarta memanjakan lidah pengunjungnya dengan gudeg, maka berbeda dengan Dieng. Kuliner yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke wilayah dataran tinggi ini adalah mi ongklok.

Terbuat dari mi kuning berbentuk pipih yang direbus dan tahu yang disiram dengan kuah kental dari kanji, mi ongklok sangat patut dicoba. Kuliner khas Wonosobo, Jawa Tengah ini disajikan dalam sebuah mangkuk, tampilannya semakin menggoda kala ditambah dengan kol, daun kucai, lalu disajikan dengan beberapa tusuk sate.

Memang begitulah paket yang disiapkan oleh para penjual mi ongklok. Satenya bisa terbuat dari ayam maupun daging sapi yang kemudian dicampur dengan bumbu kacang.

Mi ongklok memiliki cita rasa yang unik, campuran antara manis dan asin. Namun rasa manis lebih dominan, ciri khas masakan Jawa. Kuahnya dibuat dengan racikan khusus, dari tempung kanji, kaldu ayam, ebi, gula merah, dan lada. Cabai yang diulek kasar jadi bahan terakhir yang wajib dicampurkan ke dalam mi ongklok.

“Bisa pakai sambal biasa. Tapi khasnya mi ongklok ya pakai cabai yang diulek seperti ini. Kalau kurang pedas bisa ditambah sambal merah,” ujar Sofiah, wanita berusia 70 tahun pemilik salah satu warung mi ongklok di kawasan Jalan Arjuna, Dieng.


Mi ongklok juga bisa dinikmati dengan tempe kemul, tempe yang digoreng dengan tepung atau dengan tahu goreng. Untuk semangkuk mi ongklok yang dijual Sofiah, Anda hanya perlu membayar Rp15 ribu, sudah termasuk dengan tiga tusuk sate ayam.

Kebanyakan mi ongklok dicari oleh para pengunjung dari luar kota. Di Jalan Arjuna yang berada di kawasan wisata Dieng, berjejer warung makanan yang menyediakan mi ongklok dan oleh-oleh.

“Orang Dieng malah jarang makan mi ongklok. Tamu-tamu dari luar kota malah yang sering makan,” kata Sofiah.

Selepas menikmati mi ongklok, Anda bisa lanjut berbelanja oleh-oleh di toko-toko yang berjejer. Mulai dari carica, purwaceng, hingga madu.

Check Also

Cumi Saus Tomat, Cara Lezat Menyantap Cumi

  PENGGEMAR cumi dapat mengolah menu ini menjadi berbagai hidangan lezat. Cumi Tumis Tomat misalnya. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: