Home / Ragam / Gaya Hidup / Memulai Bisnis Online, Menunggu Modal atau Melihat Peluang? Ini Jawabanya
Istimewa

Memulai Bisnis Online, Menunggu Modal atau Melihat Peluang? Ini Jawabanya

Waspada.co.id – Memiliki bisnis rasanya menjadi salah satu impian bagi sebagian masyarakat, terutama generasi muda.

Saat akan memulai bisnis, permasalahan yang sering menjadi kendala adalah persoalan modal yang minim.

Hal inilah yang kemudian membuat bisnis online atau digital menjadi lebih digemari bagi mereka yang ingin mulai merintis bisnis.

Apalagi didukung dengan perkembangan teknologi yang semakin memberikan berbagai kemudahan bagi para penggunanya. Tapi apakah dalam memulai bisnis online harus menunggu modal yang cukup terlebih dulu, atau kita hanya perlu jeli melihat setiap peluang yang ada?

Dalam rangka mendukung perkembangan industri bisnis online, JNE sebagai perusahaan jasa kurir ekspres dan logistik yang telah menjalankan bisnisnya selama hampir 28 tahun di Indonesia menggelar acara KOPIWRITING bersama Kompasiana dengan tema “Menunggu Modal atau Peluang dalam Memulai Bisnis Online? Di Medan, Kamis (16/9).

Fikri Al Haq selaku Kepala Cabang JNE Medan mengatakan, Kopiwriting kali ini merupakan salah satu upaya agar masyarakat, khususnya para UKM, bisa menemukan peluang untuk memulai atau mengembangkan bisnisnya.

“Dari sisi kapabilitasnya sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik, JNE juga berupaya untuk terus mewujudkan dukungannya terhadap UKM, seperti memberikan peluang bagi masyarakat melalui kerjasama kemitraan untuk menjadi titik layanan JNE, serta program JLC (JNE Loyalty Card) yang dapat memberikan peluang untuk mendapatkan benefit bagi pelanggan dari tiap aktifitas pengiriman, juga menyediakan Pesona untuk produsen makanan khas tiap daerah, dan yang lain sebagainya,” ungkapnya.

Ditambahkan Budi Santosa selaku Pemimpin Cabang PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Medan mengatakan, “Dengan diselenggarakannya acara ini, diharapkan dapat memberikan pengetahuan kepada UMKM dalam memanfaatkan peluang dalam memulai bisnis online.

“PNM sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak dibidang ekonomi kerakyatan melalui pembiayaan, dalam peranannya selalu memberikan pendampingan dan jasa manajemen kepada pelaku usaha ultra mikro, mikro, kecil dan menengah (UMKM),” katanya.

Peran PNM dalam mendukung usaha bisnis online diwujudkan dengan diselenggarakannya pelatihan-pelatihan rutin dengan tema digitalmarketing bagi para UMKM binaan PNM, sehingga mendukung pengembangan kemampuan UMKM dalam melakukan pemasaran produk secara online dan juga mendukung terbentuknya UKM yang profesional, inovatif dan berdaya saing tinggi dalam dunia usaha.

Ditambahkan Jesieca Sun, pemilik Soesun yang mengusung produkfurniture rotan dan kayu mengatakan Market study sangat penting dalam memulai sebuah bisnis. Setelah market study yang matang, terciptalah ide awal sebuah solusi. Dari solusi tersebut kita dapat mengukur berapa modal yang kita butuhkan.

Proyeksi modal bisa menjadi acuan atau bisa juga kita tunjukkan ke calon pemodal usaha kita nantinya,” tambahnya.

JNE Medan yang memiliki 431 titik Iayanan di 43 wilayah di Sumatera Utara, pun kerap mengadakan pelatihan dan pembinaan UMKM di setiap kabupaten. Bahkan, untuk mendorong perkembangan pelaku UKM yang masih berstatus mahasiswa, saat ini JNE menggratiskan ongkos kirim untuk pengiriman intracity (antar wilayah di dalam kota), dan juga promo -promo khusus untuk UKM lainnya.(wol/rls/data1)

Check Also

Semarakan Dirgahayu RI, Ini Keseruan AFM Adakan Lomba

MEDAN, Waspada.co.id – Masih dalam menyemarakan Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73, Asosiasi Florist Medan (AFM) ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: