Breaking News
Home / Ragam / Marco Dapat Kesempatan Curi Ilmu di WSDC
istimewa

Marco Dapat Kesempatan Curi Ilmu di WSDC

MEDAN, WOL – Sebagai salah satu sekolah favorit di Sumut, khususnya Kota Medan, SMA Negeri 3 tampaknya tak pernah bosan melahirkan siswa berprestasi, baik di tingkat kabupaten/kota, provinsi, nasional maupun internasional.

Terbukti kali ini, Marco Pitoyo berkesempatan mengikuti eksibisi di ajang internasional tepatnya di World School Debating Championship (WSDC) 2017 di Bali. Dirinya bersama belasan siswa dari seluruh Indonesia juga sekaligus mengikuti seleksi   WSDC 2018 di Kroasia.

Marco mengaku banyak mendapatkan banyak ilmu dalam debat internasional. Karena melihat langsung bagaimana kontestan dari luar negeri, seperti Jerman, Belanda, dan Belgia mempertahankan pendapatnya terhadap sebuah isu internasional. Misalkan, isu tentang kemanusiaan dan budaya.

“Memang dari pengalaman saya, kontestan dari Inggris merupakan negera yang sejuah ini sangat baik dalam mempertahankan pendapatnya. Jadi memang, mereka mampu membangun opini jika pendapat lawan itu salah,” tegasnya baru-baru ini.

”Dari tujuh debat, Indonesia hanya mampu memenangkan dua dan terhenti di babak penyisihan. Namun saya yakin di Kroasia nanti bersama teman-teman bisa mendapatkan hasil yang lebih baik,” tambahnya.

Dalam event tersebut, Marco mengaku juga sekaligus menjalani pelatihan serta seleksi di Bali, beberapa waktu lalu. Dirinya bergabung dengan belasan siswa dari seluruh provinsi di Indonesia.

Awalnya, dirinya bersaing dengan puluhan siswa se Indonesia untuk masuk seleksi tingkat Internasional, yang hanya mencari 15 pelajar saja. Untuk lolos tingkat ini saja, sudah dibutuhkan kerja keras karena harus bersaing ketat dengan ratusan siswa di Sumut dan daerah lain.

“Begitupun saya tidak ingin cepat berpuas diri di tingkat nasional dan berharap dapat lolos ke tingkat internasional. Saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk membuat sekolah bangga,” pungkasnya

Ditanya seputar seleksi dan pelatihan yang dijalani, Marco mengaku mendapatkan banyak pengetahuan tentang debat Bahasa Inggris. Intinya, memang ada hal-hal baru yang didapatnya karena para siswa yang tergabung dituntut mau belajar keras dan rajin latihan.

Kepala SMAN 3 Medan, Hj Elfi Sahara MSi, mengakui ini sudah kesekian kalinya siswanya lolos untuk debat Bahasa Inggris tingkat nasional bahkan internasional. Selain mahir berbahasa Inggris, siswa dituntut kreatif dan pandai mempresentasikan ide-idenya di depan umum. (wol/aa/wsp)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Koleksi Jaket dan Kostum Asian Games 2018

MENYAMBUT semangat olahraga, berbagai jaket dan baju dengan logo maupun maskot Asian Games 2018 menjadi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: