Home / Ragam / Hiburan / Logan: Ketika Wolverine Pensiun dan Menua
foto: indiatimes

Logan: Ketika Wolverine Pensiun dan Menua

WOL – Pernah tidak membayangkan seperti apa kehidupan superhero di masa tuanya? Kisah itulah yang disuguhkan oleh James Mangold dalam karya terbarunya berjudul Logan. Film ini merupakan seri ketiga dan terakhir dari waralaba X-Men Origins: Wolverine (2009).

Anda akan benar-benar melihat sosok mutan bercakar adamantium tersebut yang jauh berbeda dari dua seri sebelumnya, termasuk di alam semesta X-Men.  Kisahnya sendiri sebagian besar mengambil tempat di Mexico pada tahun 2029. Masa di mana keadaan telah berubah drastis, terutama untuk para mutan.

Logan (Hugh Jackman) yang menua pun memilih untuk ‘pensiun’, hidup layaknya manusia biasa dan cenderung menutup diri. Ia bekerja sebagai pengemudi jasa transportasi online sembari mengurus Charles Xavier (Patrick Stewart) yang juga mulai bertambah uzur.

Kehidupan sang Wolverine yang legendaris pada dasarnya berjalan baik-baik saja, meski secara fisik sudah tak prima seperti dulu. Hingga akhirnya seorang wanita Mexico bernama Gabriel (Elizabeth Rodriguez) dan anak perempuannya, Laura (Dafne Keen), datang kepadanya meminta bantuan.

Alih-alih ingin menolong, Logan dan Charles malah harus berhadapan dengan ‘kekuatan gelap’ yang membahayakan nyawa mereka. Yang paling mengejutkan dari Logan pada dasarnya adalah layar lebar tersebut digarap tidak seperti film superhero kebanyakan yang beredar 10 tahun terakhir. Terutama terkait ceritanya yang begitu ‘berat’ dan ‘gelap’ untuk ukuran genre sejenis.

Mangold benar-benar memberikan pengalaman baru dalam menikmati film tentang jagoan super. Full bloody action, tiga kata itulah yang tepat untuk menggambarkan Logan. Sang sutradara tidak menyajikan pertarungan antar superhero yang megah dengan berbagai balutan teknologi CGI. Ia justru lebih memfokuskan pada adegan pertempuran jarak dekat yang cepat, brutal dan cenderung sadis. Tapi lagi-lagi, justru ini daya tariknya.

Unsur drama yang dihadirkan juga menjadi kekuatan tersendiri. Terutama bagaimana Mangold menghadirkan dilema pada diri Wolverine tentang kekecewaannya terhadap diri sendiri yang banyak merugikan orang lain. Terlebih ia bukanlah sosok tangguh layaknya dulu. Dirinya sakit, lemah dan menua. Sangat terlihat putus ada dan ingin segera mengakhiri hidup. Seperti tak ada yang tersisa lagi dalam dirinya. Kehidupan yang begitu dramatis.

Karakter lain yang juga tampil beda adalah Charles Xavier. Ia bukanlah Professor X seperti dulu. Banyak yang berubah dari dirinya. Sementara untuk karakter baru, harus diakui Laura sangat mencuri perhatian. Dia adalah seorang mutan yang memiliki kekuatan serta cakar seperti Logan. Karakternya pun sama, keras dan sangat gigih. Apakah bocah perempuan itu berhubungan dengan Wolverine? Anda bisa saksikan sendiri di Cinema XXI sekarang. (wol/aa/21cineplex/data2)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Hati-Hati, Tidak Semua Pasta Gigi Bisa Jadi Obat Jerawat Darurat

  MUNCULNYA jerawat di wajah terkadang bisa sangat menyebalkan bagi banyak orang. Sebab jerawat bisa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: