Home / Ragam / Kesehatan / Ketahui Manfaat Sayuran dan Sumber Makanan Lain Berdasarkan Warnanya
Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)

Ketahui Manfaat Sayuran dan Sumber Makanan Lain Berdasarkan Warnanya

agregasi

 

SETIAP sayuran memiliki manfaat yang sama sehatnya. Namun, masing-masing warna sayuran ternyata juga dapat menunjukkan manfaat khususnya.

Wakil Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKGK UI) Dr. drg. Sandra Fikawati, MPH menyatakan, kegiatan ‘Pelangi di Piring Makanku’ mengajarkan kepada murid bahwa setiap warna dari sayur, buah dan bahan pangan lain memiliki manfaat kesehatan tersendiri. ‘Pelangi di Piring Makanku’ merupakan lomba untuk mengasah kreativitas dan pengetahuan murid tentang gizi seimbang dan potensi makanan daerah di Sorong.

Menurut Dr. drg. Sandra Fikawati, bahan pangan berwarna merah mengandung likopen yang merupakan antioksidan kuat yang mampu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung. Sedangkan bahan pangan berwarna hijau mengandung klorofil yang melepas racun dari hati dan aliran darah, membantu memproduksi sel darah merah, penguat otak, dan membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

“Bahan pangan berwarna jingga merupakan sumber vitamin C yang dibutuhkan dalam berbagai proses penting seperti, pembuatan kolagen, pengangkutan lemak, membuat gusi sehat, meningkatkan daya tahan tubuh, serta meningkatkan fungsi otak untuk bekerja maksimal,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Berbeda dengan bahan pangan berwarna di atas, bahan pangan berwarna kuning mengandung antioksidan yang mampu membuat daya tahan tubuh bekerja lebih baik serta mengandung lutein dan zeaxanthin yang membantu melindungi mata dari kerusakan.

“Sementara itu, bahan pangan berwarna putih seperti susu mengandung kalsium yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tulang, menguatkan gigi, mendukung berat badan yang sehat dan pertumbuhan yang optimal,” lanjutnya.

‘Pelangi di Piring Makanku’ diselenggarakan oleh PT Frisian Flag Indonesia bekerjasama dengan ahli gizi untuk memberikan program edukasi gizi komprehensif langsung kepada murid dan memberikan pemahaman gizi kepada guru melalui kegiatan Training of Trainers (ToT).

“Kegiatan ToT pada pelaksanaan program tahun ini telah berhasil meningkatkan rata-rata nilai pengetahuan guru akan Pedoman Gizi Seimbang sebesar 23 poin, dari 60,1 poin sebelum adanya intervensi menjadi 83,1 poin setelah mengikuti kegiatan ToT. Hasil ini kami dapatkan setelah melakukan pre-post test yang berfungsi untuk melihat efektivitas program Gerakan NUSANTARA 2018 dari tataran peningkatan nilai pengetahuan guru,” jelas Ketua Pusat Kajian Gizi dan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (PKGK UI) Ir. Ahmad Syafiq, MSc, PhD.

Dalam kesempatan yang sama, Corporate Sustainability Development Manager Frisian Flag Indonesia Refa Hayudi Griyanda mengatakan, inti dari pelaksanaan lomba ‘Pelangi di Piring Makanku’ adalah mengajarkan kepada murid kandungan gizi di piring makan mereka dengan cara yang interaktif dan menyenangkan.

Setiap kelompok yang terdiri dari 8-10 anak diminta untuk membawa makanan masing-masing dari rumah dan kemudian disatukan dalam piring yang mewakili kelompoknya. Salah satu perwakilan anggota kelompok kemudian bertugas untuk mempresentasikan piring yang mereka bawa dan menjelaskan apa saja kandungan gizi yang ada didalamnya.

“FFI pun mendorong murid untuk membawa makanan pokok yang biasa mereka konsumsi di tempat tinggal mereka untuk memperdalam pengetahuan tentang kandungan gizi makanan di Sorong,” pungkasnya.

Check Also

Murah Meriah Bikin Puding Nasi untuk Camilan

TIDAK sedikit ibu rumah tangga yang membuang sisa nasi lantaran sudah tidak ada lagi anggota ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: