Home / Ragam / Kesehatan / Jenis Suplemen Tambahan Ini Tak Perlu Dikonsumsi
foto: ilustrasi/thinkstock

Jenis Suplemen Tambahan Ini Tak Perlu Dikonsumsi

Waspada.co.id – Para ahli gizi banyak menyarankan orang untuk mengonsumsi diet seimbang. Saran untuk makan makanan bergizi pun diimbangi dengan banyaknya iklan komersial yang menyarankan orang untuk mengonsumsi suplemen dengan asumsi pelengkap kebutuhan gizi.

Akan tetapi, banyak riset membuktikan suplemen atau vitamin tambahan tidak memiliki dampak signifikan terhadap kesehatan tubuh. Bahkan beberapa jenis vitamin tambahan justru dapat membawa dampak buruk. Dikutip dari Business Insider, berikut lima jenis vitamin tambahan yang tak perlu dikonsumsi.

1. Multivitamin
Konsumsi multivitamin dianggap langkah baik untuk meningkatkan kesehatan, tapi ini salah. Berdasarkan studi yang dipublikasikan jurnal Circulation, ahli menyimpulkan bahwa konsumsi multivitamin tidak meningkatkan kesehatan pada populasi.

Selain itu, sebuah tinjauan yang dipublikasikan pada Journal of the American College of Cardiology edisi Juni menemukan tak ada bukti bahwa multivitamin berhubungan dengan penurunan risiko penyakit jantung, serangan jantung atau kematian.

Bahkan beberapa studi menyarankan agar tidak mengonsumsi multivitamin secara berlebihan karena justru bisa membahayakan. Sebuah studi jangka panjang yang melibatkan 39 ribu perempuan lansia, menemukan mereka yang lebih dari 20 tahun mengonsumsi multivitamin memiliki risiko kematian lebih tinggi daripada mereka yang tidak mengonsumsi.

Maka disarankan untuk mengonsumsi makanan dengan nutrisi seimbang.

2. Antioksidan
Antioksidan yang biasa terdiri dari vitamin A, C dan E diyakini dapat melindungi tubuh dari kanker. Antioksidan banyak ditemukan pada sayur dan buah khususnya beri.

Namun, antioksidan justru bisa memberi dampak negatif pada tubuh terlebih jika dikonsumsi berlebihan. Sebuah tinjauan dilakukan pada 2007.

Percobaan dilakukan pada beberapa jenis antioksidan berbeda dan hasilnya orang yang mengonsumsi pil antioksidan lebih memungkinkan meninggal dengan beragam akibat daripada mereka yang tidak.

3. Vitamin C
Merasa tak enak badan? Sebaiknya tidak mengonsumsi vitamin C. Meski kadang jadi kebiasaan, tapi vitamin C terbukti tidak memberikan dampak signifikan pada tubuh saat sakit.

Seorang penulis dari tinjauan pada 2013 menemukan vitamin C tidak memiliki efek yang konsisten pada orang yang demam.

Di sisi lain, konsumsi vitamin C berlebih bisa membahayakan tubuh. Konsumsi dua ribu miligram vitamin atau lebih bisa meningkatkan risiko batu ginjal.

Untuk memperoleh asupan vitamin C yang lebih aman, sebaiknya konsumsi buah-buahan atau sayur yang kaya akan vitamin C seperti stroberi dan jeruk.

4. Vitamin B3
Vitamin B3 yang dikenal dengan sebutan niasin ini berfungsi untuk memulihkan tubuh dari beragam penyakit mulai dari alzheimer hingga penyakit jantung. Namun, konsumsi vitamin B3 berlebih juga tak baik untuk tubuh.

Sebuah tinjauan yang dipublikasikan di Journal of the American College of Cardiology menemukan bahwa niasin sebenarnya berhubungan dengan sedikit peningkatan risiko kematian dengan beragam penyebab.

Sementara itu pada sebuah studi pada 2014 dengan lebih dari 25 ribu partisipan pengidap penyakit jantung menemukan bahwa konsumsi pil vitamin tidak mengurangi insiden serangan jantung.

Di samping itu, orang yang mengonsumsi vitamin B3 tambahan juga lebih berisiko mengalami infeksi, masalah liver dan pendarahan internal daripada partisipan yang mengonsumsi placebo atau pil tanpa kandungan apapun.

5. Vitamin E
Salah satu antioksidan, vitamin E dikenal berfungsi untuk melindungi tubuh dari serangan kanker. Hal ini dianggap benar hingga pada 2011 sebuah studi menekukan peningkatan risiko kanker prostat pada partisipan pria.

Oleh karena itu untuk menambah asupan vitamin E sebaiknya orang mengonsumsi salad bayam segar atau sayuran hijau lain daripada konsumsi pil vitamin E. (cnnindonesia/ags/data2)

Check Also

Benarkah Makan Duren Bisa Bikin Mabuk? Ini 6 Mitos Lainnya soal Buah yang Tak Perlu Lagi Anda Percaya

  KITA semua tahu buah adalah makanan sehat. Sayangnya, banyak mitos menyesatkan yang membuat kebanyakan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: