Home / Ragam / Gaya Hidup / Jangan Terburu-buru Masukkan Anak ke PAUD! Ini Alasannya
(Foto:Ilustrasi/Ist)

Jangan Terburu-buru Masukkan Anak ke PAUD! Ini Alasannya

agregasi
agregasi

 

PENDIDIKAN merupakan suatu hak yang harus didapatkan seorang anak dari orangtuanya. Karena dengan mengenyam pendidikan, anak dapat belajar bersosialisasi, meningkatkan kecerdasan akademik, dan juga belajar untuk dapat memposisikan dirinya dengan benar. Tapi sayangnya, lambat laun seiring berjalannya waktu, banyak terjadi kesalahpahaman tentang konsep dasar sekolah ini. Seperti banyaknya orangtua yang memasukkan putra putrinya yang masih berumur 3-4 tahun ke preschool atau PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini).

Sebenarnya perilaku tersebut tidak dapat sepenuhnya disalahkan, karena mungkin saja kedua orangtua sang balita bekerja, sehingga tidak ada orang yang dapat dititipkan. Masalahnya, kini memasukkan anak ke PAUD seperti menjadi semacam gaya hidup baru, dengan tujuan si kecil dapat belajar dengan cepat dan tanggap. Hal ini mendapat respon dari Dr. Seto Mulyadi, S.Psi., M.Si. atau yang biasa disapa Kak Seto, selaku ketua LPAI.

“Sekarang ini, demi pendidikan usia dini, bayi-bayi sudah disuruh sekolah. Akhirnya? Nangis, ngompol dan stres. Anak-anak dibuat menjadi seperti robot, semakin penurut maka orangtua semakin bangga,” ujarnya saat diwawancarai di kawasan Thamrin baru-baru ini.

Kak Seto juga menambahkan, biasanya anak-anak yang telah disekolahkan sejak dini memang sengaja dibentuk oleh orangtua agar mempunyai target pendidikan yang tinggi, misalnya masuk sekolah internasional, atau dapat menguasai banyak bahasa asing. Padahal di usia balita tersebut merupakan usia anak bermain, seharusnya mereka bermain petak umpet, layang-layang, gobak sodor ataupun sepak bola.

Secara tidak langsung mereka ternyata juga mengalami proses belajar saat bermain, mereka akan belajar toleransi, diskusi, dan menghargai orang. Para orangtua pun dapat membimbing mereka dirumah, dengan mendongeng, belajar berhitung sambil bermain, bahkan memasak bersama anak juga akan membantunya mengenal bahan makanan.

Ketika anak sudah dipaksa sekolah atau dibiasakan masuk sekolah sejak kecil, mereka akan merasa bosan, dan merasa sekolah itu seperti penjara. Jadi, ketika mereka sampai pada usia masuk sekolah yang seharusnya, mereka akan mengalami school phobia. Itu yang sering menyebabkan anak-anak membolos sekolah, bahkan takut untuk ke sekolah. Jadi orangtua memang harus menimbang baik buruknya memberikan pendidikan yang terlalu dini untuk anak.

Check Also

Pembentukan Karakter dan Pengenalan Budaya, Unimed Latih Anak Usia Dini

DELITUA, WOL – Pendidikan karakter dan pengenalan budaya merupakan hal yang mutlak yang diberikan kepada ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: