Breaking News
Home / Ragam / Gaya Hidup / Ini Tanda Orang Yang Berisiko Bunuh Diri, Waspadalah!
Ilustrasi

Ini Tanda Orang Yang Berisiko Bunuh Diri, Waspadalah!

Waspada.co.id – Menurut data statistik yang dirilis oleh WHO, ada 800 ribu orang yang kehilangan nyawa karena bunuh diri setiap tahunnya. Bisa dirata-rata, setiap 40 detik ada orang yang bunuh diri. Sementara 79 persen kasus terjadi di negara-negara miskin dan berkembang. Walaupun tingkat kasus bunuh diri yang cukup tinggi juga ditemukan di negara maju.

Mengingat jumlah kasus kematian akibat bunuh diri, setiap 10 September diperingati sebagai Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia.

Jika seseorang di sekitar Anda menunjukkan perubahan perilaku yang sesuai dengan tanda-tanda di atas, jangan ragu untuk mengajaknya bicara. “Semua orang, termasuk Anda punya peran mencegah seseorang bunuh diri,” katapegawai American Foundation for Suicide Prevention, Christine Moutier.

1. Waspadai adanya perubahan sikap
Sesungguhnya, tanda-tanda orang yang memiliki pikiran untuk melakukan bunuh diri sungguh bervariasi pada setiap orang. Namun, yang paling penting adalah menyadari bahwa ada pola yang berubah dari seseorang seperti disampaikan Mourier.

“Seseorang hanya akan bisa menyembunyikan sesuatu pada batas tertentu. Ketika itu, pasti menyadari ada perubahan perilaku. Kemungkinan orang terdekat akan menyadari perubahan perilaku orang tersebut,” kata Moutier.

“Bisa juga orang tersebut beraktivitas seperti biasa, tapi ia jadi lebih mudah marah, kehilangan kesabaran, dan minum-minuman keras lebih banyak. Hal itu kerap dilakukan orang yang depresi dan ingin bunuh diri,” kata Moutier lagi.

2. Tanda-tanda orang yang berniat bunuh diri
Berikut beberapa tanda peringatan yang umumnya terjadi pada orang yang memiliki pikiran untuk bunuh diri seperti mengutip laman Prevention, Senin (10/9).

1. Membicarakan tentang bunuh diri, menyakiti diri sendiri, dan kematian.
2. Mulai mencari akses memiliki senjata api
3. Menarik diri dari teman, keluarga dan sahabat
4. Perubahan suasana hati yang parah
5. Merasa putus asa atau terjebak di suatu masalah
6. Konsumsi minuman keras meningkat
7. Tidur jauh lebih lama dari biasanya atau malah memiliki masalah tidur
8. Mudah marah yang tak terkendali
9. Mulai memberikan barang-barang pribadi untuk orang lain
10. Perilaku merusak atau menyakiti diri sendiri
11. Mengatakan selamat tinggal pada orang-orang seolah mereka tak akan bersama lagi
12. Berkembangnya perilaku cemas atau gelisah ketika mengalami beberapa tanda yang disebutkan sebelumnya.

3. Hal yang bisa kita lakukan untuk mereka
Jika seseorang di sekitar Anda menunjukkan perubahan perilaku yang sesuai dengan tanda-tanda yang sudah disebutkan sebelumnya, jangan ragu untuk bersuara.

Alih-alih melaporkannya kepada orang lain, lebih baik lagi jika Anda bisa mengajaknya bicara secara pribadi. Orang-orang yang berniat bunuh diri biasanya merasa tidak memiliki siapa-siapa untuk diajak bicara. Keberadaan Anda saja bisa memberikan dampak yang besar baginya agar bisa melihat ‘kebuntuan’ yang sedang dihadapi dengan sudut pandang berbeda.

“Semua orang, termasuk Anda punya peran dalam mencegah seseorang bunuh diri,” kata Moutier lagi. Pasalnya, dalam beberapa kasus, komunikasi dengan orang lain bisa menghentikan niat bunuh diri. (liputan6/ags/data1)

Check Also

Sahala Hutabarat Tewas Usai Potong Urat Nadi

MEDAN, Waspada.co.id – Entah setan apa yang ada di dalam pikiran Sahala Hutabarat. Tanpa rasa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: