Home / Fokus Redaksi / Hewan Ini Dipelihara Sebagai Terapi, Kok Bisa?
Foto: Liputan6

Hewan Ini Dipelihara Sebagai Terapi, Kok Bisa?

Waspada.co.id – Berbagai cara ditempuh untuk mengurangi gejala atau menyembuhkan suatu penyakit. Biasanya, terapi dilakukan seorang ahli, entah itu dokter, atau profesi terapis lainnya. Namun, bagaimana jika terapisnya adalah seekor hewan, Gengs? Hmm, pasti jadi agak meragukan ya.

Eits, tapi jangan salah, Gengs. Sejumlah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan justru menunjukkan bahwa ternyata hewan dapat membantu meningkatkan kesehatan mental, bahkan bagi orang-orang dengan gangguan mental yang berat. Hewan-hewan terbukti dapat meredakan stres, mengurangi kecemasan serta rasa sedih yang kerap dialami seseorang.

Lantas, apa saja ya kira-kira hewan yang bisa digunakan untuk terapi? Yuk, cari tahu berikut ini seperti yang telah GueSehat rangkum dari Time.

Kelinci
Dalam sebuah penelitian, sekelompok orang dewasa yang tertekan diminta untuk menghabiskan waktu dengan mainan berbentuk hewan kesukaan mereka seperti kelinci, kura-kura, atau kucing. Ternyata, mainan-mainan tersebut tidak memiliki pengaruh apapun terhadap mereka. Selanjutnya, pada penelitian yang sama, sekelompok orang tersebut diminta untuk membelai hewan yang sesungguhnya, salah satunya kelinci. Setelah membelai kelinci, kecemasan yang dialami orang-orang tersebut berangsur mereda.

Jangkrik
Hewan yang bisa digunakan terapi ternyata tidak harus selalu anjing, kucing, atau ikan lho, Gengs! Jenis serangga seperti jangkrik ternyata juga bisa digunakan dalam proses terapi. Sebuah studi tahun 2016 yang diterbitkan dalam jurnal Gerontology, orang tua yang diberikan lima ekor jangkrik untuk dipelihara, merasa lebih rileks dan tidak tertekan selama 8 minggu penelitian dibanding mereka yang tidak memelihara jangkrik.

Diduga hal ini karena keinginan merawat hewan dapat meningkatkan suasana hati seseorang dan mengalihkan perhatian dari kebiasaan merenung dan memusatkan pikiran pada hal negatif.

Kuda
Di antara banyaknya jenis hewan yang bisa digunakan untuk terapi, kuda merupakan salah satu jenis hewan yang sejak lama dipercaya dapat membantu penyembuhan. Sejak tahun 1860-an, di Eropa, kegiatan merawat kuda atau berjalan-jalan santai menaiki kuda telah terbukti dapat mengurangi gejala PTSD (post-traumatic stress disorder) atau gangguan stres pasca trauma pada anak-anak dan remaja.

Kuda sangat responsif terhadap segala tindakan yang bersifat menyayangi dan akan menunjukkan rasa hormat pada orang yang merawatnya. Tanggung jawab untuk merawat dan berinteraksi dengan kuda membuat kesabaran dan kepercaan diri seseorang meningkat.

Ikan
Ikan merupakan salah satu jenis hewan yang dapat menarik perhatian seseorang untuk fokus saat memandangnya. Hal ini telah dibuktikan dalam sebuah penelitian yang menempatkan akuarium berisi ikan di fasilitas kesehatan untuk penderita Alzheimer.

Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa penderita Alzheimer yang makan malam di depan akuarium berisi ikan berwarna cerah, akan makan lebih banyak sehingga kebutuhan nutrisi mereka terpenuhi lebih baik. Selain itu, dengan melihat ikan-ikan di akuarium, penderita Alzheimer juga bisa lebih fokus sehingga mereka dapat duduk tenang saat makan malam dan terlihat lebih bersemangat.

Anjing
Anjing merupakan hewan yang sangat ideal untuk menenangkan pikiran saat seseorang tertekan. Ini karena anjing bisa sangat fokus menerima semua keluh kesahmu dan sangat setia. Bahkan, anjing juga memiliki kemampuan khusus yang dapat membuat dirimu merasa sangat istimewa dan meningkatkan kepercayaan diri.

Beberapa jenis anjing kecil seperti Terrier Skotlandia dan Anjing Maltese juga sering digunakan di rumah sakit untuk menghibur pasien yang menjalani pengobatan berat, seperti pada anak-anak yang menderita kanker. Anjing juga sering dikirimkan sebagai hewan terapi bagi mereka yang menderita PTSD karena dapat membantu mengurangi kecemasan.

Hewan pengerat kecil

Hewan-hewan kelompok pengerat berukuran kecil seperti guinea pig, hamster, marmut, atau sugar glider, dapat mengurangi gejala terkait stres seperti sakit kepala dan insomnia. Selain itu, berinteraksi dengan hewan-hewan ini juga dapat meningkatkan kepercayaan diri serta memperbaiki kemampuan interaksi sosial seseorang. (vivablog/guesehat/devi)

Check Also

Pelihara Kucing Punya Manfaat Turunkan Tekanan Darah

WOL – Salah satu hewan yang paling umum untuk dijadikan peliharaan adalah kucing. Selain bisa ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: