Breaking News
Home / Ragam / Kesehatan / Hati-Hati! Kerja Lebih dari 55 Jam Seminggu Meningkatkan Risiko Gagal Jantung
Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)
Ilustrasi (Foto: Medicalnewstoday)

Hati-Hati! Kerja Lebih dari 55 Jam Seminggu Meningkatkan Risiko Gagal Jantung

agregasi
agregasi

 

PUNYA misi bekerja keras sangatlah bagus. Tapi jangan pula forsir tubuh Anda dengan bekerja lembur setiap harinya. Karena, risikonya bisa meningkatkan gagal jantung.

Penelitian menyebutkan, seseorang yang menghabiskan waktunya untuk bekerja dapat meningkatkan risiko pengembangan ritme jantung yang tidak teratur. Ini dikenal sebagai atrial fibrillation. Awas, gangguan itu dapat meningkatkan perkembangan stroke dan gagal jantung.

Temuan ini paling rentan dialami oleh orang yang bekerja sekira 55 jam per minggu dibanding 35-40 jam. Risikonya 40% orang yabg sering kerja lembur dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.

“Penyakit kardiovaskular dialami okeh orang dengan faktor risiko usia lanjut, jenis kelamin laki-laki, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, kelebihan berat badan, merokok dan kurang aktivitas fisik,” ujar Profesor di University College London, Mika Kivimaki.

Selain gagal jantung, pekerja yang sering lembur juga sangat berisiko menderita stroke. Pemicunya sama, yakni karena atrial fibrillation.

Untuk penelitian yang dipublikasikan di European Heart Journal ini, tim menganalisa data dari 85.494 pria dan wanita dari Inggris, Denmark, Swedia dan Finlandia. Dalam 10 tahun belakangan, ada 1.061 kasus baru atrial fibrillation.

“Tingkat kejadiannya 12,4 per 1.000 orang dalam penelitian ini. Namun di antara 4.484 orang yang bekerja 55 jam atau lebih, kejadian tersebut dialami oleh 17,6 per 1.000,” pungkasnya.

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.