_
Home / Ragam / Gaya Hidup / GOJEK Beri Latihan P3K dan Operasikan Layanan Ambulans
Istimewa

GOJEK Beri Latihan P3K dan Operasikan Layanan Ambulans

Waspada.co.id -Sebagai aplikasi asli Indonesia, GOJEK terus berkomitmen untuk memberikan dampak sosial seluas-luasnya bagi masyarakat melalui pemberdayaan sektor ekonomi informal.

Jutaan mitra pengemudi GOJEK merupakan perpanjangan tangan GOJEK dalam memberikan dampak positif, termasuk untuk meminimalisir risiko kecelakaan lalu lintas.

Data Korlantas Polri, menyebutkan bahwa jumlah korban kecelakaan lalu lintas cukup tinggi dibandingkan negara-negara tetangga, sekitar 28-30 ribu per tahun. Tentunya hal ini patut menjadi perhatian GOJEK sebagai penyedia layanan ride-hailing pertama dan terbesar di Indonesia.

Menggandeng berbagai institusi, GOJEK semakin memberdayakan mitra pengemudi melalui pelatihan P3K yang bermanfaat bukan hanya untuk keseharian mereka, namun juga masyarakat pada umumnya.

Head of Regional Corporate Affairs Sumatera GOJEK, Teuku Parvinanda Handriawan menuturkan melalui kerja sama dengan Palang Merah Indonesia dan Basarnas, kami merangkul mitra driver Medan khususnya yang tergabung dalam komunitas Unit Reaksi Cepat (URC).

“Komunitas URC selama ini telah berinisiatif menolong pengguna jalan yang membutuhkan dan kami sangat mengapresiasi hal tersebut. Kami juga berkomitmen untuk semakin memberdayakan mereka melalui pelatihan P3K yang diberikan oleh pihak-pihak yang berkompetensi,” tuturnya, Kamis (25/4).

Pelatihan P3K GOJEK di Medan terbagi menjadi dua bagian dan diadakan melalui wadah Bengkel Belajar Mitra (BBM) yang bertujuan untuk menaikkelaskan mitra GOJEK. Pertama, pelatihan P3K tingkat dasar yang dilatih oleh Basarnas Medan. Di mana kegiatan ini telah dilaksanakan pada bulan Maret lalu. Kedua, adalah pelatihan P3K bersertifikat dan menyasar mitra driver yang tertarik menjadi bagian dari komunitas URC.

Sementara menurut,Pelatih P3K Dasar Basarnas Kota Medan, Zico Purba menambahkan ini pertama berkolaborasi dengan layanan ride-hailing untuk mitigasi risiko kecelakaan lalu lintas. Kegiatan pembekalan ilmu dasar P3K untuk mitra driver ini menarik karena teman-teman mitra driver yang sering menghabiskan waktunya di jalan memahami sisi praktis P3K.

“Harapan kami, semakin banyak mitra driver GOJEK yang teredukasi sehingga dapat mengetahui kondisi darurat atau tidak darurat bila terjadi kecelakaan,” tambahnya.

Sementara, untuk mitra driver yang sudah tergabung dalam komunitas URC, diberikan pelatihan bersertifikat yang diselenggarakan oleh Palang Merah Indonesia (PMI). Pelatihan serupa, telah diadakan pula di Surabaya dan Bandung oleh Aksi Cepat Tanggap (ACT) dan direncanakan untuk diselenggarakan pula di beberapa kota lainnya.

Pelatih P3K Palang Merah Indonesia, Deby Marvira Handika Utama mengatakan sangat menyambut positif kerjasama dengan GOJEK.

“karena sejalan dengan komitmen kami untuk membuat semakin banyak masyarakat paham akan keterampilan menolong. Keterampilan penolong tidak boleh disepelekan, harapan kami dengan materi yang komprehensif, mitra driver sigap memberikan respon yang tepat untuk kondisi darurat di jalan raya,” katanya.

Selain mengadakan pelatihan P3K, GOJEK Kota Medan juga meluncurkan operasional ambulans untuk membantu komunitas URC menangani luka ringan dan luka sedang di tempat kejadian kecelakaan.

“Ambulans GOJEK dilengkapi dengan alat penunjang P3K dan didukung oleh tenaga medis yang siap melayani 24 jam sebagai upaya untuk memaksimalkan pertolongan pertama saat keadaan darurat di jalan raya Unit ambulans GOJEK dioperasikan oleh tim medis dan pengemudi ambulans tersertifikasi,” tandasnya.(wol/Eko/rls/data1)

Check Also

Instruksi Kemenhub ke Gojek dan Grab, ”Jangan Seenaknya Atur Tarif Promo Ojol”

JAKARTA, Waspada.co.id – Kementerian Perhubungan menegaskan aplikator ojek daring (online) kini tidak boleh mengatur promo ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: