Breaking News
Home / Medan / Dua Bangunan Sejarah yang Ini Tak Terpisahkan
(WOL Photo/Ega Ibra)
(WOL Photo/Ega Ibra)

Dua Bangunan Sejarah yang Ini Tak Terpisahkan

MEDAN, WOL – Dua bangunan peninggalan kerajaan Melayu Deli, Istana Maimun dan Mesjid Raya Al Mashun hingga kini masih menjadi primadona destinasi wisata lokal di Kota Medan, domestik maupun mancanegara.

Selain nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya, Istana Maimun yang dibangun Sultan Mahmud Al Rasyid Perkasa Alam Shah ini juga banyak meninggalkan mitos, namun belum dapat dibuktikan secara ilmiah sampai saat ini.

Begitu juga dengan Mesjid Raya Al Mashun yang dibangun dengan nilai religius yang sangat tinggi. Tak sedikit para pejabat Indonesia menyempatkan diri untuk beribadah saat mengunjungi Kota Medan.

Letak kedua bangunan tersebut sangat strategis, yakni di jantung Kota Medan. Selain itu Istana Maimun yang berada di Jalan Brigjen Katamso dan Mesjid Raya di Jalan Sisingamangaraja memungkinkan para wisatawan untuk mengunjungi keduanya. Sebab hanya memakan waktu tempuh 5 menit dengan berjalan kaki.

Selain itu, berkembang kepercayaan bahwa terdapat terowongan bawah tanah yang menghubungkan Istana Maimun dengan Mesjid Raya. Alasan tersebut diperkuat dengan adanya cerita yang berkembang, terowongan tersebut dibangun sebagai akses sarana para Sultan yang hendak beribadah menunaikan Shalat di Mesjid Raya semasa penjajahan Kolonial Belanda.

Tidak hanya itu, konon cerita yang dipercaya rakyat Melayu, terowongan juga sampai ke Balai Kota Medan yang sekarang dikenal masyarakat Medan sebagai Lapangan Merdeka hingga ke perairan Sumatera Utara tepatnya Pelabuhan Deli, Kecamatan Medan Belawan.

WOL Photo

Hal itu pun muncul lantaran pada zaman tersebut transportasi populer ialah Kapal Laut. Singkatnya, terowongan tersebut sebagai akses para Sultan yang hendak berlayar.

Sebaliknya, bukti nyata peninggalan sedikit dari cerita yang berkembang di masyarakat Melayu dengan adanya kepingan pecahan Mariam ‘Puntung’. Konon cerita yang merebah di kerajaan Melayu, Mariam ‘Puntung’ adalah bentuk perubahan wujud anak laki-laki Sultan Ma’mun Al Rasyid yang memiliki kekuatan gaib.

Menurut informasi yang beredar, serpihan Mariam ‘Puntung’ ini terpental ke luar daerah Kota Medan. Mitosnya menyebutkan, bahwa jika pecahan Mariam ‘Putung’ tersebut coba untuk dipersatukan, maka pekerjaan tersebut hal yang sia-sia. Sebab serpihan tersebut akan kembali ke tempat asalnya.

Sementara itu, pada Mesjid Raya, terdapat makam para Sultan Kerajaan Deli yang tepat berada di sisi belakang bangunan. Hal itu pun menjadi bukti peninggalan sejarah keduanya tidak dapat dipisahkan.

Salah seorang wistawan asal Jambi bernama Darma, mengungkapkan bahwa setelah mengunjungi Istana Maimun, ia beserta keluarga akan melanjutkan untuk melihat-lihat Mesjid Raya Al Mashun.

Hal itu dilakukannya, karena sebelumnya menyaksikan tayangan televisi bahwa keduanya adalah ikon Kota Medan dengan sejuta cerita dan keindahan.

“Saya dan keluarga rasa-rasanya tidak lengkap jika tidak mengunjungi Mesjid Raya setelah ini, karena yang saya peroleh dari televisi keduanya adalah Ikon Kota Medan. Tidak hanya itu ya, kami juga kesana karena mau Shalat bersama,” ungkapnya kepada Waspada Online, Minggu (10/12).

Ia juga menyebutkan, tidak mengetahui banyak hal tentang cerita sejarah Kerajaan Melayu Deli. Menurutnya, seperti pada umumnya di masing-masing daerah setiap ada bangunan sejarah memiliki ceritanya sendiri.

“Kalau seperti itu kan cerita turun menurun. Walaupun ceritanya berbentuk mitos, tapi kan hal itu ada karena pendahulu-pendahulunya yang ada dalam kerajaan menceritakannya, seperti seorang juru kunci,” tukasnya.

Untuk diketahui, beribu cerita mitos masih tersimpan dikedua bangunan tersebut. Hingga kini di era modern belum ada satupun orang yang bisa memecahkan cerita yang dipercayai masyarakat Kerajaan Melayu Deli ini. (wol/iam/data1)

Editor: Agus Utama

Check Also

WOL Photo

Tingkatkan Kesadaran K3, Pertamina Selenggarakan HSSE Warrior

MEDAN, WOL – Memperingati bulan K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), Pertamina Marketing Operation Region (MOR) ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.