Home / Fokus Redaksi / Broadcasting di STIK-P Makin Oke
WOL Photo/Ega Ibra

Broadcasting di STIK-P Makin Oke

MEDAN, WOL – Harus diakui saat ini perkembangan dunia broadcasting di Indonesia semakin pesat, maka tak heran bila bidang tersebut kini menjadi buruan para mahasiswa, sehingga membuat sejumlah perguruan tinggi pun bersaing untuk mengembangkannya.

Untuk itu, Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi “Pembangunan” (STIK-P) Medan yang memang sejak dulu fokus di dunia ilmu komunikasi, terus mengembangkannya bersama dua bidang lainnya, yakni Ilmu Jurnalisme dan Public Relations (PR). Pengembangan yang dilakukan pun didukung fasilitas lengkap serta pengajar yang kompeten di bidangnya.

Bila dulu mahasiswa hanya diajarkan sejumlah materi di dalam kelas, kini mahasiswanya sudah diajak praktik langsung di lapangan. Lalu, diajarkan membuat menjadi paket berita, bahkan hingga memproduksi sebuah program acara televisi.

Talkshow STIK-P dengan Pemred Femina Petty S. Fatimah (wol/ega)
Talkshow STIK-P dengan Pemred Femina Petty S. Fatimah (wol/ega)

Suprapti Indah Putri SP MIKom, dosen pengajar broadcasting di STIK-P, mengaku bila mulai tahun ajaran lalu, mahasiswa tidak lagi hanya berkutat kepada materi yang diajarkan di dalam kelas. Melainkan mereka sudah terjun langsung ke lapangan untuk meliput peristiwa atau membuat film.

“Selanjutnya, hasil dari liputan yang didapatkan mahasiswa akan dilanjutkan dengan pembuatan paket berita yang menarik. Bahkan, saat ini mahasiswa pun akan diajarkan untuk mengkonsep sebuah program acara televisi,” tegasnya, Jumat (29/5).

Ini dilakukan, kata Putri, agar mahasiswa STIK-P tidak hanya menjadi presenter saja seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi juga dituntut untuk bisa menjadi produser.

“Ingat saat ini sudah banyak orang yang ingin menjadi produser, dengan membuat program acara yang menarik lantas menjualnya ke stasiun televisi. Tentunya orang-orang yang kini menjadi produser memiliki kreativitas yang tinggi, karena mengkonsep suatu acara itu tidak mudah, namun juga tidak sulit jika ingin belajar,” ucap Putri yang juga Puket II STIK-P itu.

Ditanya tentang potensi mahasiswa STIK-P di dunia broadcasting, Putri mengaku senang karena ternyata setiap tahunnya banyak mahasiswa yang tertarik dan memiliki potensi di dunia broadcasting.

Kuliah Umum STIK-P dikemas dalam Talkshow (wol/ega)
Kuliah Umum STIK-P dikemas dalam Talkshow (wol/ega)

“Memang sejauh ini, masih ada beberapa yang harus diperbaiki seperti kekompakan, karena dunia ini kan kerja tim, jadi memang butuh tim yang solid. Namun saya yakin ke depan mereka mampu mengatasi hal tersebut, dan mampu menjadi produser acara yang profesional,” katanya lagi.

Deputi II Bidang Pemberdayaan Pemuda Kemenpora, Drs H Sakhyan Asmara MSP, sempat hadir dalam acara STIK-P Weekend 2015. Mantan Ketua STIK-P itu mengatakan sejak dulu memang mahasiswa kampus oranye tersebut memiliki potensial, tidak hanya di bidang jurnalisme dan PR saja, tapi juga broadcasting.

“Terbukti mereka sudah mampu mengkonsep sebuah acara musik seperti Dahsyat atau Inbox, meskipun memang masih ada beberapa hal kecil yang harus diperbaiki. Begitupun, saya yakin kelak mahasiswa STIK-P dapat sukses di bidang ini,” katanya.

Mahasiswa STIK-P, Sari Rizky Iranda, mengaku memang penerapan broadcast di STIK-P berbeda dari kampus lainnya.

“Di sini mahasiwanya langsung diberikan kesempatan untuk turun langsung ke lapangan, bukan hanya berkutat pada materi di kelas. Dengan begitu, tentu kami lebih mengerti dan cepat mempraktikkannya,” pungkas mahasiswa PR semester IV itu. (wol/waspada/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Hari Batik Nasional, Rp20 Ribu Dapat 20 Liter Isi BBK

MEDAN, Waspada.co.id – Memperingati Hari Batik Nasional, Pertamina (MOR) I dan Bank Mandiri sinergi berikan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: