Home / Ragam / Kesehatan / Benarkah Obesitas Picu Penyakit Kanker?
foto: BBC News

Benarkah Obesitas Picu Penyakit Kanker?

Waspada.co.id – Penumpukan lemak yang berlebih di tubuh seringkali membuat penampilan jadi tak ideal. Tak hanya menimbulkan obesitas, hal ini juga bisa menimbulkan masalah bagi kesehatan. Dan yang paling mengkhawatirkan ialah risiko penyakit kanker.

Dalam acara simposium “The Role of Nutrition in The Prevention and Treatment of Obesity” di Hotel Aryaduta, Jakarta, pakar gizi Saptawati Bardosono menjelaskan keterkaitan obesitas penyebab kanker.

“Ketika seseorang obesitas, terjadi peningkatan peradangan dalam tubuh. Ini penanda biokimia, yang memunculkan radikal bebas di tubuh. Peradangan dipengaruhi penyimpanan lemak, yang dipicu lonjakan insulin–hormon yang dihasilkan pankreas untuk mengolah gula–dari konsumsi makanan manis,” jelas Tati, sapaan akrabnya, pada Minggu (29/7) lalu.

Adanya radikal bebas dalam tubuh membuat sel-sel tubuh mati dan kian lama dapat memicu terjadinya kanker. Kanker yang terjadi, misalnya, kanker ovarium.

Sebabkan kanker payudara
Timbulnya kanker pada orang yang obesitas juga dipengaruhi peradangan tanpa adanya penyebab eksternal. Sel-sel lemak yang mengelilingi organ-organ vital, seperti sel-sel lemak perut, semakin meradang.

Hal ini memungkinkan peradangan yang disebabkan oleh kerusakan sel-sel, yang akhirnya membentuk sel tumor-tumor kanker. Lemak yang berlebihan di dalam tubuh juga memicu ketidakseimbangan hormon, sebagaimana dilansir The Enterprise of Healthcare.

Akibat ketidakseimbangan hormon, produksi estrogen (hormon pertumbuhan dan perkembangan organ seksual wanita) tinggi dan abnormal.

Selanjutnya, bisa picu terjadinya kanker payudara pada wanita di atas 50 tahun serta beberapa jenis kanker endometrium (kanker yang menyerang lapisan rahim bagian dalam).

Selain obesitas, penyebab lain yang memicu kanker ialah minum minuman bersoda. Selain itu, minum minuman bersoda juga bisa meningkatkan risiko terkena diabetes, menyebabkan sering pingsan, dan detak jantung tak stabil. Tak hanya itu, menurut sebuah penelitian, minuman bersoda juga meningkatkan risiko kanker karena pewarna yang ada di dalamnya. (liputan6/ags/devi)

Check Also

Ingin Tidur Lebih Nyenyak? Coba Deh Kamu Mandi Malam!

  MANDI memang dapat membuat tubuh terasa bersih dan segar. Apalagi jika mandi dilakukan setelah ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: