Home / Ragam / Antara Semangat Pemuda dan Hari Kemerdekaan
WOL Photo/Ega Ibra

Antara Semangat Pemuda dan Hari Kemerdekaan

MEDAN, WOL – Dari tahun ke tahun, suasana perayaan menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (HUT RI) memang sudah dilakukan jauh-jauh hari, termasuk HUT ke-72 ini. Biasanya, para warga mulai berhias mempercantik lingkungannya dengan bendera serta pernak-pernik ala merah putih.

Tak hanya itu, di banyak daerah perayaan Hari Kemerdekaan juga diwarnai beragam lomba. Perlombaan “17 Agustusan” tersebut di antaranya meliputi panjat pinang, makan kerupuk, lari guli, balap karung, tarik tambang, dan lainnya. Bukan sekadar lomba, tapi panitia penyelenggara biasanya juga menyiapkan hadiah bagi pemenangnya.

Nah, biasanya untuk yang satu ini, setiap lapisan masyarakat turut berpartisipasi termasuk para pemuda. Bisa menjadi panitia atau peserta, terpenting pemuda selalu ada dalam setiap perayaan kemerdekaan. Ini bukan tanpa alasan, karena memang pada dasarnya, pemuda tidak bisa lepas dari sejarah perjuangan bangsa kita.

Seperti diketahui  bila dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pemuda berperan aktif sebagai ujung tombak membebaskan negeri ini dari belenggu penjajah dan merasakan kemerdekaan, persatuan, dan kedaulatan. Catatan sejarah bangsa ini menempatkan peran pemuda sebagai pilar dan motor mencapai kemerdekaan dan kemajuan bangsa, dimulai dari Budi Utomo (1908), Sumpah Pemuda (1928) hingga Proklamasi Kemerdekaan (1945).

18antara2Harus diketahui pula bila ternyata peran pemuda di era pasca-kemerdekaan pun masih sangat diperlukan. Pasalnya, pemuda mempunyai fungsi dan peran strategis dalam masalah pembaharuan dan pembangunan bangsa, sehingga perlu dikembangkan potensi dan peran pemuda itu sendiri.

Untuk meningkatkan potensi dan peran pemuda, diperlukan kesadaran diri dari individu tersebut. Namun di balik itu, Indonesia memiliki peranannya sendiri dalam penyadaran, pemberdayaan, dan pengembangan pemuda.

Terkait kesadaran yang harus ditanamkan dalam diri setiap pemuda, mereka dituntut memainkan perannya mengisi kemerdekaan, baik itu sebagai agen perubahan, kontrol sosial maupun moral dalam pembangunan. Selain itu, pemuda juga diharapkan bertanggung jawab  tetap menjaga Pancasila, keutuhan NKRI, dan memperkokoh persatuan kesatuan bangsa.

Dalam konteks masa kini, pemuda dalam memerankan mengisi kemerdekaan tidaklah sama dengan zaman dulu. Tidak harus dengan tindakan pemberontakan, berjuang hingga baju robek, luka di seluruh tubuh, memegang tombak atau bambu runcing. Namun menyikapi dengan bijak serta turut berperan aktif mengisi kemerdekaan dengan cara masing-masing.

Pemuda tidak harus dalam peperangan seperti halnya yang dilakukan oleh pahlawan, melainkan dengan aktivitas positif yang dapat mengharumkan nama baik keluarga, bangsa, dan tanah air Indonesia tentu sudah cukup. Gimana guys(wol/aa/data1)

Editor: AUSTIN TUMENGKOL

Check Also

Putra ke-3 Ahmad Albar, Faldy Albar Meninggal Dunia

  JAKARTA – Kabar duka datang dari vokalis grup lawas God Bless, Achmad Albar. Putra ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: