Home / Ragam / Gaya Hidup / 7 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Ramadan
(Foto: Latin Times)

7 Amalan Sunah yang Bisa Dilakukan di Bulan Ramadan

agregasi
agregasi

 

BULAN Ramadan merupakan bulan yang menjadi penantian bagi sebagian besar umat Islam di dunia. Di bulan inilah amal pahala dihitung berlipat ganda.

Dari beragam amalan sunah yang biasanya dilakukan di bulan Ramadan, ada beberapa amalan sunah yang setidaknya harus kita jaga dan dilaksanakan.

Dalam artikel ini, Okezone akan membahas 7 hal amalan sunnah yang setidaknya selalu kita lakukan di bulan Ramadan.

”Ada banyak sunah Nabi, tapi memang yang utama dan bisa memberikan pahala besar ada 7,” ujar ustadz Sholikhin Jamik.

Sunah Nabi pertama yakni melaksanakan salat tahajud, di mana waktu-waktu di salat tahajud merupakan salah satu waktu terbaik untuk berdoa dan mendekatkan diri kepada Allah.

“Waktu yang paling dekat antara Rabb dengan seorang hamba adalah pada tengah malam terakhir, maka apabila kamu mampu menjadi golongan orang-orang yang berdzikir kepada Allah (salat) pada waktu itu lakukanlah!” (HR Tirmidzi).

Amalan kedua yang disarankan dilakukan yakni membaca Alquran sebelum terbit matahari. “Alangkah baiknya sebelum mata melihat dunia, sebaiknya membaca Alquran terlebih dahulu dengan penuh pemahaman,” ujar ustad Sholikhin Jamik.

Ketiga, amalan sunah yang patut dilaksanakan yakni jangan meninggalkan masjid terutama di waktu subuh. “Masjid merupakan pusat keberkahan. Panggilan Allah-lah yang mencari orang beriman memakmurkan masjid-Nya,” jelasnya kembali.

Nabi Muhammad pun pernah bersabda, “Barangsiapa yang shalat isya` berjama’ah maka seolah-olah dia telah shalat malam selama separuh malam. Dan barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah maka seolah-olah dia telah shalat seluruh malamnya” (HR. Muslim no. 656).

Menjaga salat dhuha menjadi amalan sunah yang keempat yang patut dijaga selama bulan Ramadan. Nabi Muhammad pernah bersabda, “Pada pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian bersedekah. Setiap bacaan tasbih bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahmid bisa sebagai sedekah, setiap bacaan tahlil bisa sebagai sedekah dan setiap bacaan takbir juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf dan nahi mungkar adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi dengan melaksanakan salat dhuha sebanyak 2 raka’at” (HR Muslim dalam kitab shalat al Musafirin wa Qashruha, nomor 720).

“Kunci rezeki terletak di salat dhuha. Yakinlah salat dhuha sangat dahsyat mendatangkan rezeki,” tutur pria yang juga panitera agama di Pengadilan Agama Bojonegoro ini.

Kelima amalan sunah yakni menjaga sedekah setiap hari. Allah menyukai setiap orang yang memberikan sedekah, dan Allah yang akan membalas setiap sedekah yang diberikan dengan berlipat ganda.

Menjaga wudhu terus menerus, juga menjadi amalan sunah yang layak dijaga di bulan Ramadan. Salah seorang sahabat Nabi, Ali bin Abi Thalib mengatakan, “Orang yang selalu berwudhu senantiasa ia akan merasa selalu salat walau ia sedang tidak salat dan dijaga oleh malaikat dengan dua doa, ampuni dosa dan sayangi dia ya Allah”.

Terakhir amalan sunah yang patut dilaksanakan berkelanjutan yakni mengucapkan istighfar setiap saat. Istighfar menjadi bagian dari permohonan ampun setiap dosa hamba kepada Tuhan-Nya.

Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Semua keturunan Adam adalah orang yang pernah berbuat salah. Dan sebaik-baik orang yang berbuat salah adalah orang yang bertaubat”.

Jadi, selagi setiap manusia masih berada di bulan Ramadan, tak ada salahnya melaksanakan ibadah sunah tersebut disamping ibadah wajib yang jangan sampai tertinggal.

Check Also

Djanur Minta Pemain Jaga Kondisi Tubuh

MEDAN, Waspada.co.id – Pelatih PSMS Medan, Djadjang Nurjaman, meminta para pemainnya untuk menjaga kondisi tubuh ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: