_
Home / Pemilu / Tingkat Kecamatan Rawan Manipulasi Suara Pilkada
WOL Photo/Ilustrasi

Tingkat Kecamatan Rawan Manipulasi Suara Pilkada

JAKARTA,WOL –  Komisi Pemilihan Umum sedang membangun sistem guna memperkuat administrasi dan rekapitulasi di daerah agar lebih akurat demi mengantisipasi manipulasi hasil suara pemilihan, terutama di tingkat kecamatan.

“Kami sedang menyiapkan aplikasi sederhana untuk digunakan dalam rekap,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di Jakarta, Senin (21/9).

Ia mengatakan bahwa saat ini kecenderungan penghitungan dan rekap suara hasil pemilihan di beberapa daerah masih manual.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengupayakan agar semua daerah menggunakan peralatan komputer. Pengisian angka-angkanya nanti wajib melalui pemasukan data ke komputer.

“Tinggal memasukkan data dengan komputerisasi yang nanti akan diolah dengan aplikasi sederhana. Rekapnya bisa otomatis di tingkat kelurahan yang otomatis juga masuk ke tingkat kecamatan,” kata Husni.

Setelah petugas di tempat pemungutan suara (TPS) membacakan hasil penghitungan suara, kata Husni, hasil tersebut dimasukkan di tingkat kecamatan untuk diamati oleh para saksi dan pemilih.

“Menjumlahkannya juga benar karena pakai komputerisasi dibanding pakai kalkulator,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyatakan tempat paling rawan praktik curang selama pilkada adalah di kecamatan, sehingga perlu perhatian dan bimbingan lebih besar kepada para camat.

Camat adalah koordinator dari desa atau kelurahan sehingga seluruh permasalahan merupakan tanggung jawab pejabat itu.

Oleh karena itu, dia meminta seluruh camat untuk bersikap netral dan adil dalam pelaksanaan pilkada.

Konflik yang terjadi di suatu daerah juga berawal di tingkat kecamatan sehingga perlu penguatan koordinasi antarlembaga di kecamatan. Oleh karena itu, Mendagri meminta camat terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI yang berada di tingkat kecamatan.

Selain itu, KPU juga berencana melakukan bimbingan teknis kepada jajarannya di daerah pada akhir Oktober 2015 terkait dengan aplikasi rekapitulasi tingkat kecamatan tersebut.

Pengenalan aplikasi kepada daerah-daerah diharapkan mampu membuat potensi kesalahan penghitungan hasil suara pilkada menjadi kecil.(antara/data1)

Check Also

Caleg DPR Gerindra Paling Banyak Belum Setor LHKPN

JAKARTA, Waspada.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mencatat masih ada 25 dari 575 calon anggota ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.