_
Home / Pemilu / Prabowo: Saya Muak Dengan Elit-Elit Brengsek Itu
foto: CNN

Prabowo: Saya Muak Dengan Elit-Elit Brengsek Itu

PALEMBANG, Waspada.co.id – Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mengaku sumpek hidup di Jakarta karena banyak orang munafik. Hal itu disampaikan Prabowo saat kampanye terbuka di pelataran Benteng Kuto Besak Palembang, Selasa (9/4).

“Saya gembira bisa jumpa dengan saudara-saudara sekalian. Saya sumpek di Jakarta. Saya sumpek lihat munafik-munafik di situ, karena saya kenal mereka dari kecil. Saya sedih, bahkan saya di Senayan sampai mengatakan saya muak dengan elite-elite yang brengsek itu,” ujar Prabowo.

Dia mengatakan elite di Jakarta hanya memikirkan bagaimana caranya menipu rakyat Indonesia. Prabowo menyebut ibu pertiwi sakit karena ulah para elite itu. “Saya merasa ibu pertiwi sedang diperkosa. Kekayaan kita dirampok ini sudah berjalan terlalu lama,” katanya.

Dia mengatakan sistem ekonomi Indonesia saat ini sudah salah dan tidak sesuai dengan UUD 1945. Prabowo menyebut sistem ini membuat segelintir orang kaya raya tapi sebagian besar rakyat tidak merasakan kemakmuran.

Mantan Danjen Kopassus itu merasa betah berada di Palembang. Dia mengatakan tidak akan pulang jika masyarakat Palembang tidak mengizinkan.

“Kalian berdiri impit-impitan di situ dikasih uang, tidak? Tidak? Kalian tidak dikasih uang? Terlalu. Memang uangnya enggak ada,” ujar ketua umum Partai Gerindra itu.

Prabowo mengatakan sudah terlalu banyak korupsi di negara ini. Dia juga menyebut banyak pemimpin berbohong kepada rakyat, mereka selalu mengakali dan menipu. Bahkan, pemilu pun bakal direkayasa oleh elite yang disebut Prabowo brengsek tersebut.

“Elite yang brengsek, elite yang brengsek. Tapi memang elite di Jakarta itu, waduh, gue enggak tahan deh. Elite di Jakarta itu apalagi yang masuk di politik, ya adudududuh, enggak bisa dipercaya deh. Kalau janji dibikin oleh elite di Jakarta, janjinya bertahan 15 menit. Dari 15 orang itu, 16 yang tukang bohong. Minta ampun deh gue,” kata Prabowo.

Warga Kota Palembang memilih untuk menyeberangi sungai Musi menggunakan perahu kecil atau getek untuk datang ke kampanye terbuka Prabowo Subianto di Palembang.

Hal itu lantaran Jembatan Ampera yang biasa digunakan untuk menyeberangi sungai Musi ditutup karena ada kampanye Prabowo. (cnnindonesia/ags/data1)

Check Also

Kongres V PDIP Jadi Bentuk Penegasan Kerja Politik & Ideologi

BEKASI – Pembukaan Kongres Nasional V PDIP di Bali hari ini, turut dihadiri sejumlah elit ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.