_
Home / Pemilu / Panwaslih Medan Temukan Pemasangan APK Langgar Aturan
WOL Photo/Ega

Panwaslih Medan Temukan Pemasangan APK Langgar Aturan

MEDAN, WOL – Pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) Pilkada Medan 2015 masih menyalahi aturan. Beberapa aturan yang dilanggar diantaranya adanya gangguan terhadap fasilitas umum seperti rambu lalu lintas maupun adanya unsur perusakan terhadap lingkungan hidup.

Kondisi ini terlihat pada pemasangan APK berupa baliho pasangan calon di Jalan Jamin Ginting (Simpang Perumnas Simalingkar), Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan.

Baliho pasangan nomor 2 Ramadhan Pohan-Eddie Kusuma (REDI) yang dipasang oleh KPU Medan tersebut dipasang dengan menutup tiang lampu merah dan tiang penyangganya dipaku pada pohon yang tumbuh dibelakangnya.

“Ya itu jelas menyalahi aturan, karena mengganggu rambu lalu lintas dan juga merusak lingkungan,” kata Ketua Panitia Pengawas Pemilih (Panwaslih) Kota Medan, Raden Deni Admiral, Selasa (15/9).

Pihak KPU Medan sendiri membenarkan pemasangan APK berupa baliho tersebut sudah selesai dilakukan oleh rekanan yang memenangkan tender pengadaan dan pemasangan APK di Medan. Komisioner KPU Medan, Pandapotan Tamba, menjelaskan titik-titik pemasangan tersebut dilakukan sesuai dengan kesepakatan yang sudah dibuat antara KPU Medan dengan kedua pasangan calon yang akan maju di Pilkada Medan 2015. Mengenai adanya pelanggaran tersebut, ia mengaku akan segera melakukan evaluasi terhadap rekanan.

“Kita akan evaluasi mengenai tertib pemasangan baliho. Karena selama ini kita melihat lepas dari pemantauan dan tidak diberitahukan kepada Panwas dan pasangan calon. Yang kedua mereka memasang pada malam hari sehingga tidak sesuai prosedur,” ujarnya.

Selain melanggar aturan, mengenai spesifikasi bahan baku pembuatan baliho tersebut juga tidak dilakukan dengan detail. Sehingga kualitas dari APK ini sendiri dikhawatirkan tidak maksimal. Salah satu diantaranya yakni tidak adanya spesifikasi jenis kayu yang digunakan sebagai tiang untuk menyangga baliho tersebut, sehingga kayu yang digunakan bisa saja dari kayu sembarang dengan kualitas yang sangat buruk.

Sekretaris KPU Medan, Maskuri Siregar mengakui hal yang bersifat detail tersebut tidak mereka cantumkan dalam perjanjian dengan rekanan dari CV Berkah Mandiri. “Itu memang tidak dijelaskan,” ungkapnya.

Data yang disampaikan, tender pengadaan APK berupa baliho, umbul-umbul dan spanduk pasangan calon mencapai nominal sebesar Rp350 juta.

Pengerjaannya sendiri harus sudah selesai hingga 28 September 2015 mendatang berdasarkan kontrak yang dibuat bersama KPU Medan. “Perjanjiannya 25 hari sejak tandatangan kontrak. Tanda tangan kontrak pada 3 September 2015 lalu,” pungkas maskuri. (wol/mrz/data1)

Check Also

Maju Pilkada Medan 2020, Syafii: Parit dan Jalan Harus Ditangani Serius

MEDAN, Waspada.co.id – Dambaan jalan yang mulus dengan grade berkulitas dan saluran parit yang bersih ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.