Home / Pemilu / Ma’ruf Berharap Raup 70 Persen Suara Warga Sumut di Pilpres 2019
WOL Photo/Ega Ibra

Ma’ruf Berharap Raup 70 Persen Suara Warga Sumut di Pilpres 2019

JAKARTA, Waspada.co.id – Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 01 Ma’ruf Amin berharap dapat mendominasi perolehan suara di Sumatera Utara. Dia yakin hal itu dapat terwujud karena banyak relawan yang menyatakan dukungan kepada pasangan Jokowi-Ma’ruf.

“Kita optimistis 70 persen. Setiap hari ada deklarasi dukungan. Kita akan memenangkan suara di Sumut,” kata Ma’ruf usai acara Maulid Nabi Muhammad SAW 1440 H yang dihelat oleh Relawan Jokowi-Ma’ruf Amin (JAMIN) Sumut di Medan, Selasa (20/11).

Namun, Ma’ruf tak menginginkan cara-cara negatif untuk meraup suara di Pilpres, apalagi mengabaikan persatuan serta mengorbankan bangsa dan negara. “Jangan sampai karena kita ingin menang. Kita merusak persaudaraan. Tapi Insya Allah kita menang,” ujar Ma’ruf Amin.

Pada kesempatan itu, Ma’ruf juga mengajak masyarakat untuk toleran terhadap kelompok yang memiliki perbedaan pandangan politik.

“Berbeda partai tidak perlu bertengkar, Berbeda capres kita tetap rukun. Inilah namanya toleran. Nabi mengajarkan kecintaan dan rasa kasih sayang yaitu membangun kasih sayang di antara sesama,” ucapnya.

Ma’ruf juga memohon dukungan supaya bisa mengabdikan diri kepada bangsa melalui jalur struktural pemerintah dengan cara maju sebagai cawapres. Sebab menurut Ma’ruf tugasnya tetap menjaga umat, menjaga agama.

“Saya juga ingin memberikan semangat kepada para kiai dan santri. Supaya mereka punya semangat punya harapan. Bahwa para santri bisa jadi apa saja. Bisa jadi kiai, saudagar, bupati, gubernur, banyak sekarang. Bisa juga jadi wakil presiden. Bahkan bisa jadi Presiden seperti Gus Dur,” ucap Ma’ruf.

Selain itu, Ma’ruf juga sempat menyinggung soal usia karena banyak pihak meragukan mobilitasnya kelak jika terpilih menjadi Wapres karena usianya yang sudah tidak tergolong muda.

“Kiai Ma’ruf Amin itu kan sudah tua, Siapa bilang saya muda. Enggak ada. Pada umumnya semua tau saya sudah tua,” katanya, “Kalau 60 sampai 80 belum tua. Tapi baru setengah baya. Saya belum 80. Kalau menurut kriteria WHO saya baru setengah baya. Kalau Mahatir saja berani jadi Perdana Menteri, Kenapa saya 75 tahun tidak berani jadi cawapres.”

Dia menyatakan bila Jokowi dan dirinya terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden, berbagai perubahan dan pembangunan yang akan diwujudkan bukan hanya untuk masa sekarang. Namun kerja-kerja yang dilakukan juga diperuntukan bagi generasi yang akan datang.

“Saya menanam pohon bukan untuk diri saya, tetapi untuk generasi berikutnya,” kata Ma’ruf memberi ilustrasi.

Lebih jauh, Jokowi dan dirinya juga akan meningkatkan lagi pembangunan yang sudah banyak direalisasikan. Yang mana saat ini berbagai pembenahan dan pembangunan sudah diciptakan, mulai dari sektor infrastruktur, ekonomi, pendidikan sampai kesehatan.

“Semuanya hasilnya nyata, tapi memang masih ada juga yang menafikkan semua itu,” pungkasnya. (cnnindonesia/ags/data1)

Check Also

Suara Kader PBB Untuk Jokowi Atau Prabowo? Ini Kata Yusril

PADANG, Waspada.co.id – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra menyatakan bahwa partai ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: