_
Home / Pemilu / Kisruh di BPN, Demokrat Dinilai sejak Awal Setengah Hati Dukung Prabowo-Sandi
Ilustrasi/okezone

Kisruh di BPN, Demokrat Dinilai sejak Awal Setengah Hati Dukung Prabowo-Sandi

agregasi

 

JAKARTA – Elite Demokrat kembali terlibat kisruh dengan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Bahkan, petinggi partai itu memutuskan menghentikan dukungannya kepada pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno.

Hal itu menyusul adanya olokan terhadap istri Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, yang tengah jatuh sakit. Ani Yudhoyoni saat ini sedang melawan penyakit kanker yang dideritanya di Singapura. Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, pun menyatakan tidak akan mendukung Prabowo-Sandi.

Melihat hal itu Wasekjen Partai Hanura, Tri Dianto menyatakan, kekisruhan Demokrat dengan BPN bukanlah hal yang mengejutkan. Mengingat, kata dia, sejak awal partai berlambang mercy itu sebetulnya setengah hati dalam mendukung pasangan Prabowo-Sandi.

“Itu penegasan saja bahwa Demokrat sejak awal setengah hati masuk koalisi Prabowo,” kata Tri saat dikonfirmasi Okezone, Jakarta, Senin (20/5/2019).

Menurut Tri, dari awal Demokrat terpaksa ikut koalisi BPN karena tidak bisa masuk koalisi Tim Kampanye Nasional Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Ditambah lagi, BPN menolak Kogasma Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi calon Wakil Presiden Prabowo.

“Kecewa berat karena AHY tergusur oleh Sandi Uno. Makin kecewa karena hasil pilegnya turun. Karena itu, ya wajar saja kalau cari alasan untuk pindah perahu. Siapa tahu dapat jatah di koalisi Jokowi. Sampai alasannya lebay,” tutur Tri.

Dalam hal ini, Tri menyatakan, sebaiknya Demokrat lebih terbuka dan terus terang apabila tidak nyaman di BPN. Selain itu, kata Tri, lakukan komunikasi politik apabila akhirnya berlabuh di koalisi Jokowi.

“Daripada muter-muter cari seribu alasan, lebih baik langsung aja pakai alasan ingin ikut yang menang. Gitu aja kok repot,” tutur Tri.

Check Also

Gerindra Bicara Soal 2024: Politik Dinamis, Sekarang Lawan Nanti Bisa Jadi Kawan

  JAKARTA – Wakil Ketua Umum (Waketum) DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad angkat bicara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.