Home / Pemilu / Ketum PA 212 Slamet Ma’arif Jadi Tersangka, BPN Prabowo-Sandi Beri Bantuan Hukum
Slamet Ma'arif. (Foto: Fajar Sodiq/BBC News Indonesia)

Ketum PA 212 Slamet Ma’arif Jadi Tersangka, BPN Prabowo-Sandi Beri Bantuan Hukum

agregasi

 

JAKARTA – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif ditetapkan sebagai tersangka oleh Polresta Surakarta, Jawa Tengah. Penetapan tersebut dilakukan karena Ma’arif dinilai telah melakukan pelanggaran pemilu dengan curi start kampanye

Kordinatoor Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak memastikan mendampingi Ma’arif untuk menyelesikan kasus tersebut.

“Tim hukum BPN akan mendampingi Beliau secara penuh,” kata Dahnil saat dikonfirmasi Okezone, Senin (11/2/2019).

Dahnil belum mau menjelaskan lebih jauh soal pendampingan yang akan diberikan kepada Ma’arif. Dirinya juga belum memberikan tanggapan soal kasus tersebut.

Penetapan status tersangka itu dibenarkan oleh pengacara Slamet, Mahendradatta. Hal itu tersebut juga diamini Wakil Kapolres Surakarta, AKBP Andy Rifai.

“Berdasarkan gelar perkara untuk melihat dari semua alat bukti, keterangan saksi, termasuk juga hasil pemeriksaan dari yang bersangkutan, penyidik menilai dan mengkaji melalui gelar perkara itu bahwa statusnya dinaikkan dari saksi menjadi tersangka,” ujarnya.

Adapun penetapan Ma’arif sebagai tersangka dilakukan setelah Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Amin Ma’ruf menganggap orasi Slamet pada acara Tabligh Akbar bermuatan kampanye sehingga mereka melaporkannya ke Badan Pengawas Pemilu di Solo.

Bawaslu Solo kemudian memeriksa sejumlah saksi dan barang bukti. Bawaslu Solo juga sempat memanggil Ma’arif untuk dimintai keterangan terkait ceramahnya dalam Tabligh Akbar tersebut.

Selanjutnya, Komisioner Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Surakarta, Poppy Kusuma, membawa bukti-bukti dugaan pelanggaran pemilu dalam acara Tabligh Akbar ke Polresta Surakarta.

Menurut pengacara Slamet Ma’arif, Mahendradatta, apa yang disampaikan kliennya dalam Tabligh Akbar di Solo tidak ada unsur pelanggaran.

Check Also

Visi Misi Prabowo Dinilai Tak Jamin Perlindungan Terhadap Perempuan

JAKARTA, Waspada.co.id – Komnas Perempuan dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengkritik visi dan misi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: