_
Home / Pemilu / Jokowi Dinilai Perlu Pertimbangkan Putra Daerah Masuk Kabinet
Istimewa

Jokowi Dinilai Perlu Pertimbangkan Putra Daerah Masuk Kabinet

JAKARTA – Susunan Kabinet Kerja Jilid II belum diumumkan Presiden terpilih Joko Widodo (Jokowi). Peluang untuk mengotak-atik nama dalam susunan kabinet masih terbuka lebar.

Ketua Aspirasi Indonesia, Marcel Ade Wawo mengatakan, pada Kabinet Kerja Jilid II, Jokowi perlu mempertimbangkan putra daerah masuk Kabinet. Ada tiga nama yang layak dipertimbangkan, misalnya dari Nusa Tenggara Timur (NTT) ada Andi Gani Nena Wea, Jhony G Plate dan Melchias Marcus Mekeng.

Menurut Marcel, mereka tokoh dari NTT yang layak menjadi menteri Jokowi-Maruf Amin karena peran dan kontribusinya. Contoh Andi Gani, selain sahabat dekat Jokowi sejak zaman menjadi wali kota di Solo, Gubernur di DKI Jakarta hingga sekarang. Andi Gani memiliki loyalitas yang tak perlu diragukan lagi.

“Apalagi, Andi juga tercatat sebagai presiden buruh terbesar di Indonesia yaitu KSPSI dan presiden buruh ASEAN. Manajerialnya juga sangat baik. Jadi, pantas dan sangat layak mengemban tugas di kabinet,” katanya di Jakarta, Senin (19/8/2019).

Ia menilai, Andi memiliki kemampuan terutama terhadap masalah ketenagakerjaan dan perburuhan. Adapun posisi yang menurutnya tepat untuk Andi adalah pos Menteri Ketenagakerjaan atau pun yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan seperti koperasi.

Sementara Jhony G Plate dan Melchias Marcus Mekeng, menurut Marcel, sama juga memiliki kemampuan dan layak untuk duduk sebagai menteri. Jhony G Plate adalah Sekjen Partai Nasdem sekaligus orang yang berkecimpung di sektor ekonomi. Sedangkan Melchias Marcus Mekeng, di bidang keuangan punya segudang pengalaman. Bisa dilihat saat di DPR dan Badan Anggaran.

Kehadiran tokoh Indonesia Timur di susunan kabinet, kata Marcel, hal yang sangat penting karena pembangunan dan keadilan yang merata sangat dibutuhkan Indonesia. Keberadaan mereka diperlukan untuk mempercepat proses pemerataan pembangunan.

“Sudah selayaknya figur-figur dari Indonesia Timur terutama NTT mendapatkan kesempatan. Ini dilakukan untuk mempercepat proses pemerataan pembangunan. Salah satu caranya ya libatkan dan aktif dalam proses pengambilan kebijakan serta keputusan,” katanya.

Marcel menambahkan, dari suara Jokowi di NTT selama dua periode pemilihan presiden (pilpres) 2014 dan 2019 selalu berada di atas 90 persen. Hal ini menunjukkan dukungan politik masyarakat NTT tulus kepada Jokowi. Karena itu, tidak berlebihan jika Jokowi mempertimbangkan untuk mengakomodir salah satu putra NTT dalam kabinet mendatang.

Kendati demikian ia menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi karena penentuan komposisi kabinet merupakan hak prerogatif presiden.

Check Also

Sekjen: PAN Tak Pernah Diajak Gabung Kabinet

JAKARTA – Sekjen PAN, Eddy Soeparno memastikan bahwa pihaknya tak pernah diajak untuk masuk Kabinet ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.