Breaking News
Home / Medan / Waspadai potensi provokasi umat beragama
WOL Photo
WOL Photo

Waspadai potensi provokasi umat beragama

MEDAN, WOL – Sebagai kota multikultural, kedudukan, fungsi dan peranan para ulama di Kota Medan tentunya sangat kuat, besar, penting dan strategis terutama untuk menjamin kehidupanm umat beragama dan kehidupan sosial yang semakin baik di tengah-tengah kebhinekaan masyarakat. Di samping itu sebagai pilar pokok dalam membangun kerukunan, sikap-sikap toleransi, keterbukaan, serta mengisi bagian penting dalam membangun komunikasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan.

“Dengan peran ini kita memiliki visi yang sama dalam memelihara dan meningkatkan kualitas kehidupan sosial keagamaan dari semua kelompok agama yang ada. Peran – peran strategis para ulama selama ini tentunya sangat dibutuhkan dan harus dipertahankan serta ditingkatkan lagi,” kata Wali Medan, Dzulmi Eldin, ketika menggelar sialturahmi dengan  ustadz dan ustadzah se-Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, malam ini.

Secara umum kata Wali Kota, situasi dan kondisi ketentraman umum dan ketertiban masyarakat di Kota Medan saat ini dalam keadaan baik dan kondusif. Kemudian silaturahmi serta keterbukaan terbangun kokoh. Ditambah lagi kehidupan sosial keagamaan dan kemasyarakatan berjalan cukup dinamis dengan kerukunan dan toleransi yang tinggi satu dengan yang lainnya.

Meski demikian Wali Kota mengingatkan, semua harus tetap memiliki kemampuan deteksi dini, guna mengantisipasi dan mewaspadai setiap potensi gangguan dan provokasi kehidupan umat beragama yang telah terbangun dan berjalan  cukup baik sampai saat ini. Dikatakan Wali Kota, perlu digarisbawahi, kehidupan sosial keagamaan merupakan syarat fundamental dan pokok guna mempercepat serta memperluas pembangunan kota.

Diingatkan Wali Kota, isu agama merupakan salah satu isu pokok yang sering dapat mengganggu kantibmas disamping isu pertanahan dan buruh. Oleh karenanya media dialog antar umat beragama harus senantiasa ditumbuhkembangkan secara berkesinambungan. Dari sisi kebijakan, Pemko Medan juga terus mendorong terbangunnya dan terbinanya hubungan antar umat beragama.

Tampak hadir dalam acara silaturahmi ini adalah, Sekda Kota Medan Ir Syaiful Bahri Lubis, Ketua MUI Kota Medan Prof DR Mohd Hatta, Al Ustadz  H Amiruddin, sejumlah pimpinan SKPD  serta seluruh alim-ulama se-Kota Medan.

Wali Kota selanjutnya mengajak untuk membangun komunikasi, dialog keagamaan secara intens dan berkelanjutan sehingga secara sosial dapat membangun keterbukaan sekaligus kerjasama antar umat beragama yang semaki berkualitas.

Kemudian  memfasilitasi tersedianya prasarana/sarana keagamaan yang semakin baik guna mendorong adanya identitas kota yang berarsiktektur keberagaman agama dan memfasilitasi penyelenggaraan event – event sosial keagamaan dari semua kelompok agama yang ada. “Sebab misi kita adalah menciptakan dan mengembangkan Medan sebagai kota religius,”  ungkap Wali Kota.

Sementara itu, Al-Ustad Amiruddin MS mewakili para ulama mengatakan, harus disadari pembangunan Kota Medan saat ini sangat pesat. Oleh karenanya sebagai kota besar dan pembangunannya cukup pesat, para ulama berharap agar Pemko Medan dapat mempercepat pembangunan Islamic Centre. “Sebagai kota besar dan mayoritas penduduknya umat muslim, Kota Medan sudah sepantasnya memiliki Islamic Centre,” ujar Amiruddin. (data2/wol)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo/muhammad rizki

DPRD dan Wali Kota Teken R-APBD Medan 2018 Rp5,4 Triliun

MEDAN, WOL – DPRD bersama Pemerintah Kota Medan menyepakati Kebijakan Umum Anggaran Platfon Prioritas Anggaran ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.