Breaking News
Home / Medan / Wartawan Harus Miliki Etika Dalam Penulisan Identitas Korban
WOL Photo/muhammad rizki
WOL Photo/muhammad rizki

Wartawan Harus Miliki Etika Dalam Penulisan Identitas Korban

MEDAN, WOL – Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Hendry Ch Bangun, menyebutkan hanya ada satu pasal dalam kode etik jurnalistik yang mengatur pemberitaan menyangkut anak, yaitu pasal 5. Dimana wartawan tidak boleh menyebutkan dan menyiarkan identitas korban kejahatan susila dan tidak menyebutkan identitas anak yang menjadi pelaku kejahatan.

“Identitas yang dimaksud di sini adalah, semua data dan informasi yang menyangkut diri seseorang yang memudahkan orang lain untuk melacak,” ungkapnya dalam Pelatihan Pengarus Utamaan Gender (PUG) Pemberdayaan Perempuan (PP) dan Perlindungan Anak (PA) Bagi SDM Media Provinsi Sumatera Utara yang diselenggarakan Kementerian Pemeberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak bersama PWI Sumut, Selasa (12/9).

Ditambahkan, agar seorang wartawan sungguh-sungguh melindungi korban kejahatan susila terlebih lagi yang masih tergolong anak-anak/belum dewasa dengan menutup rapat identitasnya, prinsip hati-hati, empati dan sikap bijaksana sangat dituntut dalam setiap pemberitaan tentang kejahatan asusila.

“Semua itu perlu dilakukan agar pers dapat berkontribusi melindungi korban dan sekaligus tidak kehilangan peran mendorong penegakan hukum serta bersama dengan seluruh elemen masyarakat mencegah terjadinya kejahatan susila,” jelasnya.

Lebih lanjut wartawan senior Harian Kompas ini menambahkan, pemuatan nama inisial korban sebaiknya dihindari. Dewan Pers menganjurkan penggunaan sebutan ‘seorang perempuan’, ‘seorang anak’, atau ‘korban’ untuk menggambarkan ‘identitas korban’.

Pemuatan gambar korban dan keluarganya, gambar tempat tinggalnya atau tempat kerjanya, walaupun disamarkan atau diburamkan masih berpotensi mengarahkan pada terungkapnya identitas korban.

“Berita yang terlampau vulgar saat pelaku melakukan kejahatan susila dapat menambahkan trauma dan penderitaan korban dan menimbulkan copy cat, pelaku kejahatan baru yang terinspirasi pemberitaan,” pungkasnya. (wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

WOL Photo

Buruh Bangunan Bonyok Dihakimi Warga

MEDAN, WOL – Seorang buruh bangunan, Rismanto (38) warga Jalan Sampali Gang Tawon, Dusun  XVII, Kecamatan ...

  • awesome

    Kapan aja dimana aja bisa main games kartu online di cumapoker, silahkan join dan download aplikasinya

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.