Home / Medan / Warga Simalingkar B Dapat Penyuluhan Bahaya Hepatitis B dan Napza
WOL Photo

Warga Simalingkar B Dapat Penyuluhan Bahaya Hepatitis B dan Napza

MEDAN, Waspada.co id – Hepatitis menjadi salah satu penyakit mematikan di Indonesia. Jumlah penderitanya pun setiap tahunnya semakin bertambah. Untuk itu, masyarakat harus lebih waspada dan terhindar dari penyakit ini.

Agar masyarakat lebih paham terhadap penyakit hepatitis khususnya Hepatitis B tersebut, Dosen Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia (FK UMI) di antaranya Dr. Jekson Martiar Siahaan, M.Biomed dan Dr Hendrika A Silitonga M.Kes, melakukan sosialisasi dan penyuluhan kepada masyarakat yang digelar di aula Kantor Lurah Simalingkar B baru-baru ini.

Kegiatan penyuluhan itu sendiri sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat yang merupakan bagian dari Tri Dharma Pendidikan yang harus ditunaikan oleh seorang dosen. Dalam kesempatan itu, Dr. Jekson Martiar Siahaan M.Biomed, memaparkan tingginya infeksi hepatitis B di Indonesia diduga karena rendahnya kesadaran masyarakat terhadap penyakit Hepatitis dan bahkan sebagian besar mungkin tidak memahami tentang apa yang dimaksud dengan Hepatitis.

Para pengidap infeksi, Hepatitis B dan C, katanya sering tidak mengetahui bahwa dirinya terinfeksi virus Hepatitis, hal ini terjadi karena tidak bergejalanya penyakit ini bahkan bertahun-tahun sejak penderita terinfeksi. Maka penyebarannya pun menjadi meluas. “Itulah alasan terbesar mengapa masyarakat perlu mendapatkan pengetahuan mengenai penyakit hepatitis terutama B dan C, lebih besar dari infeksi virus yang lain,” katanya dihadapan masyarakat yang hadir.

Pencegahan, sambungnya selalu lebih baik dibanding pengobatan termasuk dalam konteks penyakit Hepatitis. Namun sayangnya deteksi dini Hepatitis B masih tergolong sulit dan terkesan relatif mahal untuk dikerjakan di layanan kesehatan primer karena keterbatasan sarana. “Peran aktif dan partisipasi pemerintah sangatlah penting guna mewujudkan hal tersebut,” tandasnya.

Hadir dalam kesempatan itu, Sekretaris Lurah Simalingkar B, Vincen Sinaga mewakili Lurah Halomoan Pangaribuan SE serta Kepala Puskesmas Simalingkar B, dr Roosleyn Bakara.

Bahaya Napza
Dalam kesempatan itu, Dr Hendrika A Silitonga M.Kes, melakukan penyuluhan tentang bahaya Narkotika, Psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza). Dengan penyuluhan ini katanya, diharapkan agar semua masyarakat dapat mengerti akan bahaya narkoba terutama bagi generasi muda untuk mencegah, meminimalisir dan mengurangi peredaran narkoba.

“Masyarakat dan aparat harus paham akan jenis-jenis narkoba, bahaya dan efek penyalahgunaannya serta hukuman bagi pengedar dan pengguna narkoba sehingga tidak jatuh korban yang disebabkan karena penyalahgunaan Napza tersebut,” tandasnya.

Sementara Herisna Purba salah satu warga yang hadir mengaku antusias untuk mendapat penyuluhan kesehatan dari FK UMI tersebut.

Sekretaris Lurah Simalingkar B, Vincen Sinaga, menyebutkan pihaknya pintu untuk dokter dan dosen dari FK UMI melakukan pengabdian masyarakat di wilayah kerja simalingkar B.

Dekan FK UMI, dr Samuel P Hutasoit SpOG MM, saat di temui di ruang kerjanya menyebutkan kegiatan penyuluhan ini adalah kegiatan berkelanjutan yang merupakan tanggung jawab dosen-dosen di FK UMI sebagai implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi. “Yang salah satu bagian dari Tri Darma itu adalah pengabdian pada masyarakat yang harus di kerjakan dosen sebagai staf pendidik,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

FK UMI Ambil Sumpah 57 dokter

MEDAN, WOL – Fakultas Kedokteran Universitas Methodist Indonesia (UMI), menggelar yudisium dan pengambilan sumpah 57 ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: