Home / Medan / Warga Kelurahan Indra Kasih Butuh Lahan Perkuburan
WOL Photo/ Muhammad Rizki

Warga Kelurahan Indra Kasih Butuh Lahan Perkuburan

MEDAN, WOL – Ketersediaan lahan pekuburan di Kelurahan Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan saat ini sudah tidak ada lagi. Untuk menyiasatinya, warga terpaksa menguburkan jenazah menimpa kuburan yang sudah ada. Bahkan, sejumlah warga terpaksa menguburkan keluarganya di Kabupatan Deliserdang.

Adenan warga lingkungan I, Kelurahan Indra Kasih mengaku kondisi seperti ini terpaksa dilakukan karena ketersediaan lahan tidak ada. “Tidak ada lahan pekuburan, makanya warga sepakat menimpa kuburan yang sudah ada,” ungkapnya, Jumat (13/10).

Adenan mengatakan, warga bersepakat, kuburan di atas 15 tahun sudah bisa ditimpa. Kondisi ini terpaksa dilakukan karena tidak adanya lahan baru serta jauhnya lokasi pekuburan di Deli Serdang.

“Ada yang suami istri, atau kakeknya yang sudah lama meninggal itu ditimpa. Itulah solusi kami, kalaupun ke Deli Serdang selain lokasinya jauh kita juga terpaksa harus membayar lahan perkuburan,” jelasnya.

Diakuinya, untuk pelebaran lahan pekuburan di Kelurahan Indra Kasih masih memungkinkan dengan membeli lahan milik warga yang rencananya akan dijual. “Lahan di samping kuburan itu ada yang mau dijual, mungkin itu bisa kita siasati dengan mengajukannya ke Pemko Medan,” jelasnya.

Anggota DPRD Medan, Jumadi S.Pdi, yang berkunjung ke lokasi pekuburan mengakui bahwa usulan warga sudah disampaikan ke Pemko Medan untuk segera menindaklanjutinya.

“Soal lahan warga yang mau dijual itu sudah kami sampaikan ke Pemko Medan, namun sampai dengan hari ini belum bisa dituntaskan,” sebutnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Medan mengakui, permasalahan lahan pekuburan tersebut sudah disampaikan ke Dinas TRTB saat itu namun hingga hari ini belum juga bisa direalisasikan. “Kita tidak tahu apa persoalan di Pemko Medan sehingga pembelian lahan ini terus berlarut,” bebernya seraya mengatakan lahan warga yang akan dijual ini sangat murah dan dibawah NJOP (Nilai Jual Objek Pajak).

Jumadi juga menyarankan, pengelolaan pekuburan di Kota Medan dilakukan dengan terkonsep terutama dalam penataan pekuburan. “Soal kebersihaannya, penerangannya dan yang paling penting adalah soal penataan kuburan,” sarannya.

Sementara itu, Lurah Indra Kasih, Nimelda Purba, yang ditemui sejumlah awak media juga mengakui bahwa permohonan warga untuk penambahan lahan pekuburan sudah disampaikan ke Pemerintah Kota Medan. “Kami optimis Wali Kota akan segera menyahuti permohonan warga ini. Kita juga sangat berharap permohonan ini bisa segera direalisasikan pada tahun ini,” imbuhnya. (wol/mrz)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Diduga Menyebarkan Hoax, Ketua Fraksi PDIP DPRD Medan Didemo

MEDAN, Waspada.co.id – Mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Mahasiswa Peduli Transparansi dan Sejumlah Komunitas Masyarakat ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: