_
Home / Medan / Wali Kota: Tahun Depan Dimulai UN Sistem Komputerisasi
WOL Photo

Wali Kota: Tahun Depan Dimulai UN Sistem Komputerisasi

MEDAN, WOL – Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMP/MTs di Kota Medan hari pertama berjalan dengan baik dan lancar.  Hal ini dikatakan Wali Kota Medan, Drs HT Dzulmi Eldin saat meninjau pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs Kota Medan, di SMP Swasta Harapan I Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (4/5).

“Bila melihat keseriusan para siswa-siswi dalam menghadapi ujian nasional ini, dinilai mereka kelihatan sudah sangat siap, tenang tidak kelihatan stres, mudah-mudahan ini terus berlanjut tidak saja sampai UN usai tetapi sampai seterusnya di dalam belajar mereka,” ujar Wali Kota Medan, didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs Marasutan Siregar dan diterima Kepala SMP Harapan I, Drs Ojack Manurung, dengan siswa yang mengikuti ujian sejumlah 163 orang menggunakan 9 ruangan.

Eldin berharap, agar nantinya UN ini dapat menolong para peserta ujian, apapun yang mereka dapatkan adalah merupakan suatu keberhasilan. Dan hasilnya nanti, tidak mutlak dari UN saja tetapi juga ditinjau dari evaluasi raport dari kelas satu sampai kelas tiga. Inilah yang menjadi pertimbangan kelulusan para peserta UN, namun para peserta ujian diminta untuk berlaku jujur, karena penilaian ini adalah untuk kepentingan para siswa sendiri.

Ditambahkan, UN tingakat SMP/MTs di Kota Medan diakui belum menggunakan sistem komputerisasi (Online), hal ini dikeranakan belumnya ada kesiapan sekolah di Kota Medan, seperti peralatannya. Mudah-mudahan tahun depan Kota Medan mulai melakukan komputerisasi, namun ini dilakukan secara bertahap  kepada sekolah-sekolah yang mempunyai kemampuan, dan selanjutnya semua sekolah diberlakukan  nantinya.

“Tahun depan kita akan melakukan penambahan peralatan komputer dan menghimbau kepada semua sekolah di Kota Medan untuk melakukan komputerisasi,“ ujar Eldin.

Menurutnya, untuk distribusi naskah ujian berjalan lancar dan aman tidak ada kendala diharapkan kondisi ini sampai UN berakhir. Dan untuk mengantisipasi terjadi kecurangan UN sudah dilakukan antisipasi. Kepada para pengawas ujian sudah diingatkan dan juga kepada para sekolah-sekolah, karena UN ini bukanlah untuk segala-galanya, karena ada evaluasi yang dilakukan dalam rangka sampai sejauh mana para siswa dapat menerima mata pelajaran tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Drs Marasutan Siregar mengatakan peserta yang mengikuti UN di Kota Medan seluruhnya sejumlah 46.457 orang.  Jumlah sekolah yang mengikuti UN untuk SMP Negeri dan Swasta sebanyak 341 sekolah, sedangkan MTS negeri dan swasta sebanyak 69 sekolah. UN dilaksanakan jujur bukan kelulusan 100 persen, karena UN ini adalah untuk pemetaan peringkat sekolah.

Menurutnya, penilaian kelulusan siswa dalam UN ini melihat pertimbangan di sekolah masing-masing, mulai semester awal sampai semester akhir. Bagaimana raportnya, karakter si siswa dan kemudian pencapaian nilai-nilai yang diperolah siswa. Semua ini diramu dan dirapatkan di dewan guru, dari hasil rapat dewan guru inilah ditentukan layak tidaknya  kelulusan si siswa.

“Kretaria kelulusan UN tahun ini adalah, si siswa telah selesaikan pembelajaran di sekolah, selanjutnya si siswa telah menunjukkan akhlak mulia, setelah itu lulus UN dan terakhir lulus ujian di sekolah masing-masing,“ ujar Marasutan.(wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Kapolda Sumut Turun Tangan Bersihkan Sungai Kera

MEDAN, Waspada.co.id – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Utara, Irjen Pol Agus Andrianto, turun tangan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: