Breaking News
Home / Medan / Wali Kota Minta Satu Kelurahan Jadi Percontohan BPJS Kesehatan
WOL Photo
WOL Photo

Wali Kota Minta Satu Kelurahan Jadi Percontohan BPJS Kesehatan

MEDAN, WOL – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, berharap ada satu kelurahan di Kota Medan yang menjadi Kelurahan Sadar BPJS Kesehatan. Artinya, seluruh warga yang ada di kelurahan itu sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Hal ini penting dilakukan untuk menginspirasi sekaligus memotivasi warga agar mau menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dengan demikian kesehatan seluruh  masyarakat akan terproteksi dengan baik.

Dijelaskan Wali Kota, kesehatan itu sangat penting, sebab merupakan faktor utama untuk melakukan aktifitas secara optimal yang sangat menentukan terhadap prestasi maupun produktifitas. Oleh karenanya dia berharap agar seluruh warga Kota Medan menjadi peserta BPJS Kesehatan baik itu BPJS BPI (Penerima Bantuan Iuran) maupun BPJS Non PBI (Bukan Penerima Bantuan Iuran).

“Program BPJS yang dibuat Bapak Presiden sudah cukup bagus. Apalagi saat ini juika sudah terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan, bisa dipergunakan dimana saja untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Untuk itulah saya berharap agar seluruh warga Kota Medan  terdaftar menjadi peserta BPJS,” kata Wali Kota saat menerima audiensi Kepala BPJS Cabang Kota Medan, dr Ari Dwi Aryani, didampingi sejumlah staf di Rumah Dinas Wali Kota Jalan Sudirman Medan, Selasa (14/11).

Lantaran menilai pentingnya BPJS Kesehatan bagi warga dalam mendapatkan pelayanan kesehatan, Wali Kota pun minta kepada Kadis Kesehatan Kota Medan, Usma Polita yang ikut mendampingi dalam audiensi agar bekerja sama dengan organisasi perangakat daerah (OPD) terkait agar membuat satu kelurahan di Kota Medan menjadi Kelurahan Sadar BPJS Kesehatan.

Wali Kota berharap kelurahan itu selanjutnya akan menjadi percontohan bagi kelurahan lainnya di Kota Medan agar sleuruh warganya terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Guna mendukung kelancaran rencana tersebut, Eldin pun minta dilakukan kerja sama dengan stakeholder yang ada.

Selain membuat kelurahan percontohan BPJS, Wali Kota juga menyarankan kepada pihak BPJS dan Dinas Kesehatan Kota Medan terus mengedukasi masyarakat akan pentingnya terdaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan. Dengan begitu masyarakat dengan penuh kesadaran akan masuk menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Apalagi bilang Wali Kota, iuran yang  dibayarkan setiap bulannya tidaklah besar dan memberatkan, sebab Kelas 1  hanya Rp.80.000, Kelas 2 Rp.51.000 dan Kelas 3 Rp.25.500, sedangkan manfaat yang diperoleh sangat besar. Diingatkannya, biaya yang dikeluarkan jika sudah sakit tidak kecil.

“Ingat apabila sudah jatuh sakit, banyak pun harta yang dimiliki bisa habis. Untuk itu saya menghimbau warga  yang belum mendaftar menjadi peserta BPJS Kesehatan agar mendaftar. Jika pun nantinya kita tidak sakit, anggap saja itu sebagai sedekah yang kita keluarkan setiap bulannya. Orang yang rajin sedekah, insya Allah dijauhkan dari segala penyakit,” ungkapnya.

Sementara itu Kepala BPJS Cabang Kota Medan, dr Ari Dwi Aryani, sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas rencana Wali Kota untuk membuat satu Kelurahan Sadar BPJS Kesehatan. Sebab, rencana itu bertujuan untuk mengajak masyarakat mau mendaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan.

Dwi Aryani mengungkapkan, saat ini  dari jumlah 2,4 juta jumlah penduduk di Kota Medan, sekitar 2,2 juta. “Artinya, sudah 90 persen penduduk Kota Medan yang terdaftar menajdi peserta BPJS Kesehatan. Sudah itu Pemko Medan sendiri menjamin atau membayarkan sekitar 250 ribu penduduknya menjadi  peserrta BPJS Kesehatan,” tukas Dwi Aryani.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ilustrasi

Wali Kota Imbau Warga Kibarkan Bendera Besok

MEDAN, WOL – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mengibarkan bendera ...

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.