_
Home / Medan / Wali Kota Medan Diminta Segera Tunjuk Kadis Pendidikan Definitif
Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin. (WOL Photo/M Rizki)

Wali Kota Medan Diminta Segera Tunjuk Kadis Pendidikan Definitif

MEDAN, Waspada.co.id – Sebagai wujud kepedulian terhadap kualitas pendidikan di Kota Medan, Masyarakat Peduli Pendidikan Sumatera Utara merasa miris melihat layanan pendidikan di Medan yang masih jauh dari harapan.

Selain persoalan eksternal, Dinas Pendidikan Kota Medan juga menghadapi masalah internal. Masalah internal ini pada akhirnya juga berimplikasi pada kualitas layanan pendidikan.

Sejak Kepala Dinas Kota Medan, Drs Hasan Basri MM, maju sebagai calon legislatif dalam Pemilu 2019, Wali Kota Medan menunjuk Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kota Medan, Ramlan Tarigan, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Medan.

Namun sejak Desember 2018, Ramlan Tarigan memasuki masa pensiun sehingga Wali Kota Medan kembali mengangkat Plt Kadis Pendidikan Kota Medan, Drs Marasutan Siregar.

Hal tersebut pun mendapat komentar dari Koordinator Masyarakat Peduli Pendidikan Sumut, Taufiq Hidayah Tanjung. Menurutnya sama-sama diketahui prestasi yang bersangkutan nyaris tidak ada sewaktu menjadi Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan beberapa tahun lalu.

“Persoalan internal lain yang berdampak pada lemahnya kualitas layanan Dinas Pendidikan Kota Medan, yakni lambatnya Wali Kota Medan melaksanakan Peraturan Wali kota (Perwal) Medan No. 51 tahun 2018 tentang Tugas dan Fungsi Dinas Pendidikan Kota Medan yang telah disahkan pada bulan Juli lalu,” tuturnya, Senin (21/1).

Di mana dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, Kota Medan adalah salah satu pemko yang belum menyesuaikan diri secara struktural formasai eselon sesuai dengan nomenklatur di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

“Artinya Wali Kota Medan tidak resposif terhadap perubahan dan bahkan mengabaikan peraturan dan regulasi yang sudah diterbitkannya sendiri,” ungkap Taufiq.

Dan mendesak Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, segera mengisi kekosongan jabatan Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan sejak September 2018.

“Tentu apabila Wali Kota tidak segera mengisi jabatan tersebut, maka Wali Kota berpotensi melanggar Permen PAN & RB No.13 tahun 2014 di mana MenPAN & RB menyatakan bahwa jabatan maksimal Pelaksana Tugas (Plt) hanya berlaku 6 bulan,” jelasnya.

“Selain itu, Wali Kota juga mengevaluasi jabatan Marasutan Siregar sebagai Pelaksanan Tugas (Plt) Kepala Dinas Kota Medan, karena yang bersangkutan adalah kadis minim prestasi dan cenderung gagal dalam memimpin Dinas Pendidikan Kota Medan,” tutupnya.(wol/eko/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Cegah Angka Kecelakaan, BPJS Ketenagakerjaan Lakukan Safety Riding

MEDAN, Waspada.co.id – Cegah tingginya angka kecelakaan berkendara, sejumlah 320 mitra BPJS Ketenagakerjaan Sumatera Utara ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.