Home / Medan / Wali Kota Larang Siswa SMP Coret Baju Usai UN
WOL Photo/Eko kurniawan

Wali Kota Larang Siswa SMP Coret Baju Usai UN

MEDAN, Waspada.co.id – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, memerintahkan kepada seluruh kepala sekolah (Kasek) SMP Negeri di Kota Medan selaku Ketua Sub Rayon agar mengantisipasi dan mengawasi peserta didik yang baru menyelesaikan Ujian Nasional (UN) agar tidak melakukan corat-coret pakaian sekolah, konvoi maupun kebut-kebutan di jalan raya, serta melakukan pesta hura-hura sebagai ungkapan rasa gembira usai menyelesaikan UN.

Instruksi ini disampaikan Wali Kota untuk mengantisipasi terulangnya kembali aksi coret-coretan serta konvoi yang dilakukan para siswa SMP usai menyelesaikan UN beberapa waktu lalu. Selain mencoret-coret fasilitas umum di seputaran Lapangan Merdeka, aksi konvoi yang dilakukan menyebabkan kemacatan cukup parah hingga malam hari.

WOL Photo/Eko Kurniawan
WOL Photo/Eko Kurniawan

“Saya minta seluruh Kasek SMP selaku Ketua Sub Rayon agar melakukan antisipasi dan mengawasi para siswanya yang selesai UN. Hindari mereka melakukan aksi coret-coret baju seragam sekolah maupun konvoi serta kebut-kebutan di jalan raya. Selain tidak bermanfaat, kegiatan mereka dapat mengganggu kenyamanan masyarakat pengguna jalan,” kata Wali Kota di Balai Kota Medan, Rabu (25/4).

Disarankan, agar baju laik pakai milik siswa SMP yang baru tamat dikumpulkan untuk nantinya disumbangkan kepada siswa kurang mampu. Di samping itu Wali Kota, meminta masing-masing kasek menyedikan spanduk yang panjang  dan lebar di sekolah untuk ditandatangani seluruh siswa yang baru menyelesaikan UN sebagai komitmen ingin melanjutkan pendidikan lebih tinggi.

“Dengan adanya spanduk ini, tentunya dapat mencegah para siswa melakukan aksi corat-coret baju sekolah,” ungkapnya.

Solusi lain bilang Wali Kota, para kasek juga dapat menggelar pentas seni bersama di masing-masing sekolah. Dengan demikian usai mengikuti UN hari terakhir, para siswa berkumpul bersama untuk mengikuti pentas seni.

“Kegiatan pentas seni tentunya lebih bermanfaat ketimbang anak-anak kita melakukan aksi corat-coret baju sekolah serta konvoi maupun kebut-kebutan di jalan raya,” paparnya.

“Saya minta perintah ini agar diteruskan ke SMP Swasta di sub rayon saudara sesegera mungkin! Untuk Kadis Pendidikan agar segera melaporkan jasek yang tidak menjalankan instruksi,” pungkasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Wali Kota Buka Kejurda dan Open Turnamen Antar Master Shindoka 2018

MEDAN, Waspada.co.id – Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin, membuka Kejuaraan Daerah (Kejurda) dan Open Turnamen ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: