_
Home / Medan / Wali Kota Jawab Semua Pemandangan Umum Fraksi DPRD Soal R-APBD 2020
WOL Photo

Wali Kota Jawab Semua Pemandangan Umum Fraksi DPRD Soal R-APBD 2020

MEDAN, Waspada.co.id – Pemko Medan telah melakukan sejumlah langkah guna mengatasi permasalahan sanitasi dan air bersih di Kota Medan. Salah satunya dengan pembangunan sistem penyediaan air minum (SPAM) regional Mebidang yang melibatkan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Sumut, Pemko Medan, Pemko Binjai, dan Pemkab Deliserdang. Diharapkan pada tahun 2021, sudah ada tambahan air untuk Kota Medan.

Demikian Nota Jawaban Wali Kota Medan, Dzulmi Eldin diwakili Wakil Wali Kota Medan Akhyar Nasution menanggapi Pemandangan Umum Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan Boydo HK Panjaitan pada sidang Paripurna Tanggapan/Jawaban Kepala Daerah Terhadap Pemandangan Umun Fraksi-Fraksi DPRD Kota Medan, atas Ranperda Kota Medan tentang Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Medan Tahun Anggaran 2020 di Gedung DPRD Medan, Kamis (22/8).

“Untuk penanganan wilayah-wilayah yang belum terjangkau layanan perpipaan air bersih, Pemko Medan melalui Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Penataan Ruang (DPKPPR) telah berupaya membantu PDAM Tirtanadi membangunkan pipa distribusi air bersih dan pembangunan sumur bor khususnya pada kawasan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR),” katanya.

Selain masalah air bersih yang di Kota Medan, papar Wakil Wali Kota, Pemko Medan telah meningkatkan koordinasi dengan pihak Polrestabes Medan dalam menciptakan dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat melalui peningkatan kwatitas pemantauan dan penindakan terhadap pelaku kriminalitas yang dilakukan personil kepolisian di wilayah yang dinilai rawan terjadinya aksi begal, balap liar, perampokan, pencurian, peredaran narkoba, dan bentuk-bentuk kejahatan lainnya yang sering terjadi di tengah masyarakat Kota Medan.

“Guna membantu pihak kepolisian dalam menciptakan keamanan warga, kami telah memerintahkan camat, lurah serta kepling untuk membentuk dan memfasilitasi pelaksanaan siskamling guna terciptanya suasana aman, nyaman, dan tentram,” kata Wakil Wali Kota.

Selanjutnya menjawab pertanyaan dari Fraksi PAN yang disampaikan Kuat Surbakti terkait persoalan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) agar lebih serius ditangani, Wakil Wali Kota menuturkan, Pemko Medan akan terus melakukan penertiban rutin yang dilakukan oleh petugas Dinas Sosial Kota Medan bersama Tim Unit Reaksi Cepat (URC) serta melibatkan Satpol PP dan aparat kepolisian.

“Sedangkan mengenai rencana pembangunan rumah pelindungan sosial, kami telah selesai menyusun Detail Engineering Design (DED) perencanaannya pada Tahun Anggaran 2017 yang berlokasi di Kecamatan Medan Tuntungan di atas lahan lebih kurang 2,5 hektar,” ungkapnya.

Kemudian terkait usulan mengenai pemeliharaan situs bersejarah dan cagar budaya yang ada di Kota Medan untuk lebih ditingkatkan dan dikelola dengan baik, Wakil Wali Kota menerangkan, Pemko Medan melalui Dinas Kebudayaan Kota Medan sudah membentuk Tim Ahli Cagar Budaya Kota Medan yang tugasnya antara lain, merekomendasikan objek pendaftaran benda cagar budaya atau situs cagar budaya.

Di kesempatan itu Wakil Wali Kota juga menjawab pertanyaan Rajuddin Sagala dari Fraksi PKS terkait upaya penuntasan masalah sampah di Kota Medan. Dijelaskan Akhyar, Pemko Medan akan terus menerus melakukan perbaikan. Di samping itu Pemko Medan juga telah mengeluarkan Perwal No.26/2019 tentang Kebijakan dan Strategi Daerah Kota Medan Dalam Pengelolaan Sampah Rumah Tangga dan Sampah Sejenis Rumah Tangga.

“Di mana dalam Jakstrada ini memuat arah kebijakan pengurangan dan penanganan sampah rumah tangga yang menargetkan pengurangan sampah sebesar 80 persen per-tahun 2019 dan sebesar 75 persen untuk tahun 2020. Kemudian untuk mengatasi pengangkatan sampah di dalam gang kecil akan dilakukan dengan becak bermotor. Di tahun 2019, Pemko Medan menganggarkan pengadaan kenderaan convaktor sebanyak 35 unit dan R-APBD 2020 menganggarkan becak bermotor sebanyak 400 unit,” terangnya yang dalam kesempatan itu juga menjawab seluruh pandangan umum fraksi-fraksi.(wol/mrz/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pemko Medan Gelontorkan Rp8,6 Miliar Hanya Untuk Batik Tradisional

MEDAN, Waspada.co.id – Sejumlah anggota Komisi III DPRD Medan terkejut dengan dengan rencana penganggaran belanja ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.