_
Home / Medan / Wali Kota Buka Lomba Terampil Paskhaskibra
WOL Photo

Wali Kota Buka Lomba Terampil Paskhaskibra

MEDAN, WOL – Wali Kota Medan Drs H T Dzulmi Eldin S MSi, membuka lomba terampil Paskhaskibra antar SMA Negeri dan Swasta se-Kota Medan tahun 2015 di Lapangan Merdeka Medan, Senin (4/5).

Kegiatan yang digagas SMA Negeri 1 (Smansa) Medan ini  dinilai cukup penting,  sebab tidak hanya mengasah ketangkasan para pelajar dalam baris-berbaris tetapi juga sebagai sarana latihan kedisiplinan, sikap mental dan perilaku fisik prima serta semangat maupun kekompakan antar sesama pelajar.

Semua nilai-nilai itu kata Wali Kota, sangat positif membentuk pribadi dan karakter setiap insan, khususnya para pelajar. Selain itu juga lomba terampil paskhaskibra atau biasa disebut paskibra juga membentuk pengetahuan, sikap dan perilaku yang baik. Itu sebabnya orang-orang yang menjadi paskhaskibra dapat dikatakan  sebagai orang-orang pilihan serta menjadi suri tauladan. Karenanya, paskhaskibra dapat digolongkan sebagai ekstra kurikuler favorit di setiap sekolah.

Untuk itulah mantan Sekda Kota Medan ini berpesan, para siswa  yang akan berlomba agar mempersiapkan diri  dengan sebaik mungkin serta upayakanlah apa yang akan ditampilkan nantinya memiliki orisinalitas, bukan hasil memplagiat gerakan atau karya ketrampilan yang sudah ada sebelumnya.

“Lomba terampil paskhaskibra merupakan kesempurnaaan dan keselarasan seni gerak berbaris dengan berbagai improvisasi yang menarik pandangan mata.  Apalagi  jika  seni gherak berbaris itu dipadukan dengan nilai-nilai budaya yang ada di tanah air, terutama budaya Kota Medan sehingga lebih menarik lagi,” kata Wali Kota.

Diakui Wali Kota, perlombaan seperti ini mungkin belum begitu populer di daerah lain. Makanya Eldin berharap kapasitas dan cakupan lomba terampil paskhaskibra   bisa dikembangkan ke wilayah-wilayah lain. Jika tahun ini pelaksanaannya untuk skala Kota Medan, tahun-tahun mendatang bisa lebih luas seperti mengundang peserta dari kapubapten/kota lainnya di Sumatera Utara.

Selain itu Wali Kota berharap agar apa yang dilakukan Smansa dengan menggelar lomba terampil paskhaskibra ini, mampu ditru oleh institusi-institusi  maupun sekolah-sekolah lainnya. Dengan kenakeragaman yang ada dari sisi penyelenggaraan mampu meminimalisir berbagai prasangka yang ada.  Kemudian menambah  ‘jam terbang’ para anggota paskhaskibra dalam berbagai kegiatan yang ada sehingga menambah kualitasnya.

Kepada seluruh peserta yang akan berlomba, Wali Kota berpesan untuk selalu menjaga sportifitas.  Jadikanlah persaingan untuk menambah pertemanan antar sesame pelajar dan kesatuan antar sekolah yang berbeda. “Jadikanlah kegiatan ini  sebagai sarana untuk membina persahabatan dan saling kenal-mengenal. Ingatlah, satu musuh terlalu banyak, sedangkan seribu teman terlalu sedikit,” pesannya.

Pembukaan lomba terampil paskhaskibra ini ditandai dengan pelepasan balon yang dilakukan Wali Kota didampingi  Fachruddin mewakilin Pangdam I/BB, Ketua DPRD Medan Henry John Hutagalung, serta Kepsek SMA Negeri 1  Medan Hj Syafrimi MPd. Selain pelajar Kota Medan, lomba terampil paskhaskibra ini juga diikuti peserta dari luar kota seperti  Kota binjai dan kabupaten batubara.

Sementara itu Kepsek SMA Negeri 1 Medan, Hj Syafrimi MPd  dalam laprannya mengatakan, perlombaan ini diberi nama lomba semarak 2 Paskhaskibra tahun 2015. Pesertanya berasal dari SMA, SMK dan MA .  Sebanyak 34 peserta dari Medan ditambah 5 grup dari Binjai serta 1 grup dari Batubara akan bersaing untuk menjadi yang terbaik.

Selain piala bergilir Wali Kota, jelas Syafrimi, lomba ini juga menyediakan tropi tetap dari Kepsek Smansa. Lomba berlangsung selama 3 hari. Tujuan  lomba ini kita lakukan  untuk mengembangkan bakat, kreatifitas, kemampuan serta kedisiplinan diri maupun  cinta terhadap korsa di sekolah. Ada 4 kategori yang diperlombakan, defile sebanyak 32 grup, LKBB (33 grup), formasi 32 grup dan tari komando untuk 26 grup.

“Semoga kegiatan ini bermanfaat dan bernilai positif guna mengantisipasi terjadinya, penyalahgunaan  narkoba maupun  aksi kenalan remaja seperti geng motor maupun pergaulan bebas,” ungkap Syafrimi. (wol/data1)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Ojek Online, Murah Tak Berasuransi?

MEDAN, Waspada.co.id – Sampai dengan Juni 2019, 411 kasus pengaduan konsumen sudah ditangani oleh Badan ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: