Home / Medan / Wali Kota Ajak Warga Tauladani Sifat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail
WOL Photo

Wali Kota Ajak Warga Tauladani Sifat Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail

MEDAN, WOL – Khatib Shalat Idul Adha 1438 Hijriah di Lapangan Merdeka Medan, Tifatul Sembiring, dalam tausiahnya mengatakan ibadah haji bukanlah sekedar peristiwa ritual belaka dan bersifat seremonial. Sebab, syariah haji diturunkan setelah Rasullah SAW beserta sahabat melalui pengorbanan dan jihad yang panjang, serta penuh suasana persaudaraan dan saling mencintai.

Pria yang duduk di Komisi III DPR RI itu menjelaskan tentang ciri manusia takwa. Ciri pertamanya, peduli dan sadar untuk membantu saudara-saudara seimannya. Lalu, sadar untuk memperhatikan nasib saudara-saudaranya serta senantiasa dalam keadaan lapang maupun sempit namun tetap menginfakkan sebagian hartanya.

Jadi orang takwa itu, tegas Tifatul, harus peduli kepada nasib umat Muslim di mana saja berada, baik dalam maupun luar negeri. Sebab, Muslim dengan Muslim itu bersaudara. “Kita harus membela saudara-saudara kita yang tertindas dan di zhalimi serta dirampas kemerdekaannya,” ucapnya.

Disebutkan, di Indonesia masih banyak yang mengharapkan uluran tangan. Hal ini tidak terlepas akibat terjadinya bencana seperti banjir, tanah longsor, gempa bumi, gunung meletus, PHK, kemiskinan, penggusuran maupun yang lainnya. Terkait dengan bencana yang terjadi tersebut, Tifatul bertanya apakah ada peduli dengan para korbannya.

“Jadi, hanya kitalah yang bisa menjawabnya apakah kita ini sudah manusia kategori manusia yang bertakwa. Jika penduduk suatu negeri beriman dan bertakwa, maka Allah SWT akan menurunkan keberkahan bagi mereka. Kata Ibnu Katsir, berkah adalah kebaikan yang berlimpah,” ujarnya.

Pria kelahiran Bukit Tinggi itu pun mengajak semua untuk fokus membangun diri sendiri dan rumah sendiri. Dikatakannya, Medan adalah rumah kita dan Indonesia tanah tumpah darah kita. “Semoga kerukunan dan persatuan bangsa Indonesia tetap utuh sepanjang zaman. Kedamaian yang mesti dipertahankan,” imbuhnya.

Sementara itu Wali Kota usai shalat mengatakan, pengorbanan yang telah dilakukan Nabi Ibrahim AS dan putranya Ismail dapat menjiwai dan memotivasi semua sehingga saling memahami dan mau berkurban di antara sesama dengan penuh rasa keikhlasan. Untuk itulah dengan semangat berkurban ini, Wali kota mengajak seluruh umat Muslim di Kota Medan untuk terus menjaga ibu kota Provinsi Sumatera Utara ini tetap aman dan kondusif.

“Saya berharap agar semangat berkurban ini dapat diaplikasikan dengan bentuk nyata dalam kehidupan kita sehari-hari, terutama dalam upaya membangun diri, bermasyarakat serta mendukung penuh seluruh program pembangunan yang tengah dijalankan saat ini,” tukasnya.

Sebelum pelaksanaan Shalat Idul Adha dimulai, Kabag Agama Setdakot Medan, Ilyas Halim, mengatakan jumlah total hewan kurban yang disembelih di Kota Medan tahun ini sebanyak 9.971 ekor dengan perincian hewan kurban sapi sebanyak 7.495 ekor dan kambing sebanyak 2.476 ekor.(wol/mrz/iam)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

2001 Kepling Dapat Pelatihan Peningkatan Capacity Building

MEDAN, Waspada.co.id – Pemko Medan meningkatkan kapasitas seluruh kepala lingkungan (kepling). Langkah itu dilakukan agar ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: