Home / Fokus Redaksi / Wakil Wali Kota Arogan, Ini Reaksi Wartawan Senior dan DPRD
WOL Photo

Wakil Wali Kota Arogan, Ini Reaksi Wartawan Senior dan DPRD

MEDAN, Waspada.co.id – Sikap arogansi Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, ketika menjawab pertanyaan para awak media menyangkut banjir dan wacana pembangunan waduk berbuntut panjang. Di mana Senin (8/10) kemarin, orang nomor dua di Pemko Medan ini meluapkan kekesalannya dengan menyebut wartawan hanya tahu bertanya tanpa memberikan solusi atas permasalahan di Kota Medan.

Ketua Komisi C DPRD Medan Hendra DS, menilai sikap Akhyar Nasution tidak patut dipertunjukkan. Selaku kepala daerah, seharusnya ia bersikap tenang dalam menjawab semua pertanyaan yang diajukan awak media. Sebab, masyarakat ataupun penerima informasi butuh jawaban yang bisa menenangkan diri dari masalah banjir yang kerap menghantui.

“Wartawan dalam melaksanakan tugas, mendapat data dan mengumpulkan keluhan warga terkait air yang menggenang hingga ke rumah mereka. Jadi Wakil Wali Kota Medan tidak seharusnya merasa tidak nyaman dengan pertanyaan wartawan. Berikanlah keterangan kepada wartawan terkait penanganan banjir sehingga bisa disiarkan di media massa dan dibaca masyarakat sebagai pencerahan,” ujar wartawan senior di salah satu media cetak ini, Selasa (9/10).

“Saya menilai pertanyaan wartawan biasa saja, kenapa harus gamang menjawabnya? Sebagai pimpinan di Kota Medan harusnya pertanyaan itu dijawab saja, kemudian dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk perbaikan,” lanjut Ketua Medan Pers Club (MPC) ini.

Senada dengan Hendra, Wakil Ketua Komisi A DPRD Medan, Proklamasi K Naibaho, yang juga memiliki latar belakang wartawan mengaku heran dengan sikap Akhyar Nasution yang terkesan enggan membuka diri. Padahal di era keterbukaan informasi publik sekarang ini, pemerintah wajib menjelaskan kondisi seperti apa sebenarnya yang tengah terjadi.

“Mereka (masyarakat, red) butuh jawaban tentang apa yang menjadi penyebab banjir di Kota Medan. Wartawan butuh informasi dari Pemko Medan tentang program pemerintah untuk mengantisipasi banjir, agar masyarakat bisa tenang. Kan begitu alurnya. Jadi, jawab saja pertanyaan wartawan, agar semua menjadi jelas,” ketus politisi Gerindra ini.

Anggota Komisi A DPRD Medan lainnya yang juga memiliki latar belakang wartawan, Anton Panggabean, geram dengan tingkah Akhyar Nasution. Kata politisi Partai Demokrat ini, tidak seharusnya Wakil Wali Kota merasa risih menjawab pertanyaan wartawan.

“Kalau ada pertanyaan wartawan, jawab saja. Kenapa harus merasa risih dan tidak nyaman? Harusnya Pemko Medan bisa mempergunakan wartawan sebagai corong pemerintah menyampaikan informasi ke masyarakat. Dan hal itu sudah diatur dalam UU Pers 40 tahun 1999 tentang Kebebasan Pers dalam mencari informasi,” tukasnya.(wol/mrz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

Check Also

Pemko Medan Ajukan R-APBD TA 2019 Rp5,94 Triliun

MEDAN, Waspada.co.id – Berdasarkan perkiraan pendapatan daerah, Pemko Medan mengajukan formulasi jumlah Rancangan Anggaran Belanja ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.
%d bloggers like this: