_
Home / Medan / Terlilit Utang, Dokter Cantik Gelapkan Puluhan Mobil
WOL Photo

Terlilit Utang, Dokter Cantik Gelapkan Puluhan Mobil

MEDAN, Waspada.co.id – Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes Medan mengungkap praktek penggelapan mobil rental yang didalangi oleh, inisial RP (33) seorang wanita cantik, yang berprofesi sebagai dokter.

Dalam pengakuannya, pelaku nekat menggelapkan mobil rental demi membayar utang yang pernah dipinjam untuk masuk pegawai negeri sipil senilai Rp300 juta.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Putu Yudha Prawira, Senin (23/4), menjelaskan para pelaku yang diamankan yakni, RP (32) warga Jalan Pimpinan, Kelurahan Sei Kera, Kecamata Medan Perjuangan, perannya sebagai perental mobil, M alias Y (41) warga Jalan Sei Mencirim, Kelurahan Payageli, Kecamatan Medan Sunggal, berperan sebagai perantara dan BI alias B (58) warga Jalan Melati, Kelurahan Helvetia, Kecamatan Medan Helvetia yang berperan sebagai penadah.

“Pengungkapan ini bermula dari adanya informasi warga yang menjadi korban penggelapan. Informasi itu langsung kita tindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan,” jelasnya.

Lebih jauh, sambung Wira, pada Jumat (20/4) petugas bersama para korban mendatangi kediaman tersangka RP. Ibu empat anak ini pun diinterogasi. Dia mengakui kalau mobil yang direntalnya itu sudah digadaikan ke pelaku BI sekitar Rp25 hingga Rp35 juta per unit melalui tersangka M alias Y.

Petugas yang tak ingin membuang kesempatan segera mencari keberadaan tersangka lainnya dan 13 unit mobil tersebut. Tak lama berselang petugas akhirnya mengamanka dua pelaku beserta 13 unit mobil.

“Tersangka RP merental mobil pada para korban dan  berjanji akan dibayar perhari Rp300 – 400 ribu. Saat jatuh tempo tersangka berkilah dan beralasan akan memperpanjang sewanya. Ternyata mobil itu digadaikan ke orang lain,” ungkapnya.

Saat ini, lanjut Kasat, pihaknya sedang mencari 8 mobil lainnya yang diduga digelapkan pelaku. Kasat juga mengimbau bagi masyarakat yang mobilnya menjadi korban penggelapan agar segera membuat laporan ke Mapolrestabes Medan dan membawa bukti kepemilikan mobil.

Sementara, tersangka RP yang merupakan alumnus kedokteran UISU ini mengaku nekat melakukan perbuatan melanggar hukum tersebut, karena terlilit utang saat mengikuti ujian seleksi PNS. Dia juga mengakui ada sekitar 24 unit mobil yang dia gadaikan.

“Waktu itu saya utang sekitar Rp300 juta untuk menjadi PNS. Namun usaha itu sia-sia. Jadi untuk menutupi utang terpaksa saya gadaikan mobil-mobil tersebut,” pungkasnya. (wol/lvz/data2)

Editor: SASTROY BANGUN

适适

Check Also

Istana: Indonesia Tak Takut Teror Apapun!

BOGOR – Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Fadjroel Rachman memastikan bahwa bangsa Indonesia tak takut ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copy Protected by Chetan's WP-Copyprotect.